Forum Peduli Rohingya:Kekerasan di Nyanmar Adalah Kelakuan Biadab

257
Tanjungpinang

Tanjungpinang, Suluh Kepri – warga Tanjungpinang dari perwakilan puluhan Ormas yang tergabung dalam Forum Relawan Peduli Rohingya menggelar aksi solidaritas atas tragedi kemanusian di Nyanmar

Aksi simpati yang dipimpin Ustadz Ahmad Fauzi itu mengecam keras tindakan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Pemerintah Rezim Militer Nyanmar terhadap Muslim Rohingnya.

Meski dibawah terik matahari namun tidak mengurangi semangat aksi kepedulian yang digelar, Rabu (6/9) di Lapangan Pamedan, Tanjungpinang.

Dengan menyerukan “Allahhu Akbar” mereka meminta agar krisis kekerasan etnis Rohingya segera dihentikan dan diselesaikan.

“Ini tragedi kemanusian yang sangat kejam. Ada kekerasan terhadap etnis Rohingya. Orang tua, wanita bahkan anak-anak dianiya. Mereka diusir secara paksa, rumahnya dibakar, kelaparan dan kini mereka sangat menderita,” seru ustadz Ahmad saat orasi.

“Ini kelakuan biadab yang sangat memilukan dan menyendihkan sekali. Makanya harus segera dihentikan dan diselesaikan,” lanjutnya.

Aksi yang berlangsung dua jam lebih itu berjalan tertib dengan pengawalan dari aparat Polres Tanjungpinang.

Selain orasi, digelar juga Sholat Ghoib serta aksi penggalangan dana bantuan bagi Rohingya. Tampak, beberapa kelompok ditugaskan melakukan pengumpulan dana di Bundaran Pamedan.

Aksi ini mendapat simpati dari para pengendara mobil dan sepeda motor yang melintas di Bundaran Lampu Merah itu. Dengan memberi sumbangan sukarela.

Dalam aksi itu hadir Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul, Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang Ade Angga dan Huzrin Hood, tokoh sentral perjuangan provinsi Kepri.

Tak ketinggalan, pengurus perhimpunan masyarkat Tionghoa Tanjungpinang, seperti PSMTI (diwakili Bpk Among), INTI (Bpk Johan dan organisasi kepemudaan Tionghoa (IPTI), serta perwakilan dari umat Kristiani (BKAD) yang diwakili Bpk Tampubolon, turut dalam aksi bersama-sama Ormas Islam yang ada di Tanjungpinang.

“Kita disini bersaudara dengan tidak memandang suku, agama maupun ras.Kita harus bersatu untuk membantu saudara kita di Nyanmar, karena permasalahan yang dialami etnis Rohingya murni tragedi kemanusian,” kata Ahman yang diungkapkan berulang-ulang para perwakilan Ormas saat berorasi.

“Aksi solidaritas ini benar-benar mencerminkan nilai yang terkandung dalam Bhinneka Tunggal Ika (Berbeda Tetap Satu Jua),” kata Jhoni, dari perhimpunan Tionghoa kepada suluhkepri.com, disela-sela aksi. (Tigor)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here