Jadi Tongkrongan, Pemko Bangun Pos Jaga di Laman Boenda

239
Tanjungpinang
Proses pengerjaan pos jaga di Laman Boenda

Tanjungpinang, Suluh Kepri – Sejak dibangun, Taman Laman Boenda di tepi laut, ramai dikunjungi warga. Bahkan jadi tempat tongkrongan bagi kalangan muda, hingga larut malam.

Dalam mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan, Pemko Tanjungpinang menganggap perlu membangunan sebuah pos penjagaan dilokasi tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Kebersihan dan Pertamanan (Perkim) Kota Tanjungpinang Amrialis, Jumat (8/9) di kantornya.

Dari pengamatannya, Taman Laman Boenda semakin ramai dikunjungi warga, bahkan ada juga yang nongkrong sampai larut.

“Kita khawatir ada tindakan yang tidak baik disana, seperti perusakan taman, minum alkohol, dan bisa saja perbuatan asusila,” kata Amrialis.

Supaya hal itu tidak terjadi, sambung Amrialis, taman harus dijaga agar aman, nyaman dan tetap terawat.

Menurutnya, dengan adanya pos jaga, petugas jaga tentunya dapat melarang bila ada dari pengunjung yang mencobab merusak taman dari keindahannya, misalnya mencoret-mencoret bangunannya.

Begitu juga dengan pengunjung yang berpacaran hingga lewat jam malam, harus ditegur dan disuruh pulang.

“Tapi kalau kepergok berbuat asusila ya harus ditangkap dan untuk tindaklanjutnya diserahkan ke pihak berwajib (Polisi),” ia menjelaskan.

Pembangunan pos itu, kata Amrialis, sedang dikerjakan dengan nilai proyek Rp 100 juta lebih. Dibelakang pos juga akan dibangun toilet umum. “Perkiraan pembangunannya sudah rampung dalam 2 bulan ini. Coba cek lah, mungkin fondasinya sudah dibangun,” ujarnya.

Ia menambahkan nanti petugas jaga pos bukan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang, akan tetapi dari Satuan Pengaman (Satpam).

Karena urusan petugas jaga menjadi wewenang Bagian Umum Setda Kota Tanjungpinang. Mereka lah yang merekrut petugas Satpam-nya.

Ditanya sistim penjagaan dan jumlah petugasnya, Amrialis menyebutkan karena akan dijaga selama 24 jam, petugas jaga minimal enam orang yang dibagi tiga sip. “Jadi, satu sip menugaskan dua orang,” katanya.

Dari pantauan, pengerjaan proyek pos jaga sedang berjalan. Fondasi bangunan juga sudah berdiri.(***)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here