​Lantamal lV Bongkar Jaringan Narkoba, Amankan Pemilik dan Kurir

1171
Tanjungpinang


SULUH KEPRI, Tanjungpinang-Tim Satgas WFQR 4 Lantamal bersama WFQR Lanal Tanjungbalai Karimun (TBK), berhasil mengungkap jaringan Narkoba internasional, pada Kamis (28/9) di Perairan Karimun Kecil, Kabupaten Karimun.
Dalam operasi itu, Tim Satgas dan WFQR mengamankan 1 kg shabu-shabu dan 2 paket shabu-shabu, yang total seluruhnya seberat 1005 mg. Kemudian, satu speed boat bermesin 40 PK, satu tas berisi 1 pasang  pakaian dan sebuah ponsel (hp).

“Kita tangkap juga dua orang pelakunya, yakni Muslem dan Ram. Setelah diperiksa, Muslem adalah pemilik barang dan Ram hanya kurir” papar Komandan Lantamal (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, saat konfrensi press, Jumat (29/9), di Mako Lantamal IV, Tanjungpinang.

Narkoba jenis shabu-shabu ini, lanjutnya, dibawa dari Malaysia untuk dipasarkan di Indonesia melalui pintu perairan Karimun. Muslem sendiri yang diketahui pemilik barang, adalah warga negara Malaysia.

Pengungkapan kasus ini, jelas Danlantamal IV Suyatno, bermula dari informasi inteligen yang diterima oleh Tim WFQR 4 Lantamal IV dan Lanal, terkait masuknya narkoba ke perairan Lanal TBK.

“Sebenarnya jaringan ini sudah lama diintai dan menjadi target operasi (TO) WFQR 4 selama 3 bulan ini,” ujarnya.

Tim Satgas kemudian mendalami informasi tersebut dan melakukan penyamaran sebagai pembeli barang haram itu. Akhirnya disepakati waktu dan tempat transaksi.

Tim selanjutnya mengatur penyergapan dengan pembagian tugas dari Tim Undercover Buy (pengintai dan pengaman), yakni PAT Combatboat dan PAT V8, kemudian dibuat pembagian sektor penyekatan. 

Tim pengamanan bertindak sebagai  penyekatan. Dan, Undercover Buy untuk penyergapan. Ketika transaksi berlangsung, Tim langsung menangkap War, yang mengaku kurir.

Dari pengembangan, lalu menangkap Muslem dikediaman War. “Muslem adalah pemilik barang yang berkewarganegaraan Malaysia,” ungkapnya.(rls/gor/wae)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here