Bintan Pesisir Masuk Pusat Kawasan Strategis Nasional

Tanjungpinang

Bupati Bintan Apri Sujadi saat berkunjung ke Bintan Pesisir
Bupati Bintan Apri Sujadi saat berkunjung ke Bintan Pesisir.

SULUH KEPRI, Bintan-Kecamatan Bintan Pesisir diplot dalam Wilayah Pengembangan Pusat Kawasan Strategis Nasional (PKSN) oleh Badan Pengelolaan Perbatasan Republik Indonesia.

Hal itu diketahui menyusul laporan dari Badan Pengelolaan Perbatasan Republik Indonesia ( BPPRI ) beberapa waktu lalu di Kantor Bupati Bintan.

“Bahkan Bintan Pesisir masuk kecamatan LOKPRI (lokasi prioritas) atas Wilayah Pengembangan Pusat Kawasan Strategis Nasional (PKSN) yang nantinya menjadi Fokus Penanganan RPJMN oleh Badan Pengelolaan Perbatasan Republik Indonesia ” ujarnya saat dihubungi Minggu pagi (8/10).

Menurutnya, lokasi strategis Bintan Pesisir menjadikan kecamatan tersebut sebagai locus penanganan dalam penguatan aspek pertahanan dan kesejahteraan masyarakat secara berimbang.

Implementasinya adalah dilihat dari strategi perwilayahan pembangunan dalam penanganan pembangunan di kawasan perbatasan, baik darat maupun laut.

“Makanya penataan ruangnya diprioritaskan dalam PKSN, strategis secara nasional dari sisi kedaulatan negara, ekonomi, sosial, wisata, budaya dan penataan lingkungan ” tutupnya. (Tigor).

.

SULUH KEPRI, Bintan-Kecamatan Bintan Pesisir diplot dalam Wilayah Pengembangan Pusat Kawasan Strategis Nasional (PKSN) oleh Badan Pengelolaan Perbatasan Republik Indonesia.

Hal itu diketahui menyusul laporan dari Badan Pengelolaan Perbatasan Republik Indonesia ( BPPRI ) beberapa waktu lalu di Kantor Bupati Bintan.

“Bahkan Bintan Pesisir masuk kecamatan LOKPRI (lokasi prioritas) atas Wilayah Pengembangan Pusat Kawasan Strategis Nasional (PKSN) yang nantinya menjadi Fokus Penanganan RPJMN oleh Badan Pengelolaan Perbatasan Republik Indonesia ” ujarnya saat dihubungi Minggu pagi (8/10).

Menurutnya, lokasi strategis Bintan Pesisir menjadikan kecamatan tersebut sebagai locus penanganan dalam penguatan aspek pertahanan dan kesejahteraan masyarakat secara berimbang.

Implementasinya adalah dilihat dari strategi perwilayahan pembangunan dalam penanganan pembangunan di kawasan perbatasan, baik darat maupun laut.

“Makanya penataan ruangnya diprioritaskan dalam PKSN, strategis secara nasional dari sisi kedaulatan negara, ekonomi, sosial, wisata, budaya dan penataan lingkungan ” katanya. (Tigor).

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here