Hindari Bentrok Saat Perayaan Natal di Gereja GKRI, Polres Bintan Gelar Rakor

Tanjungpinang
Foto: tribratanews
Foto: tribratanews

Bintan-Permasalahan gereja GKRI Tanjung Uban, turut menjadi perhatian khusus bagi Polres Bintan, dalam menciptakan suasana aman dan damai saat “Perayaan Natal” diwilayah hukumnya.

Sebab kehadiran gereja GKRI sebagai salah satu tempat ibadah bagi umat kristiani di Tanjung Uban, masih mendapat penolakan dari warga dilingkungan Rt.004/Rw 001, kelurahan Tanjung Uban Timur, kecamatan Bintan Utara, kabupaten Bintan.

Untuk menghindari terjadinya bentrok antarwarga, maka Kapolres Bintan melalui Kapolsek Bintan Utara Kompol H. Jaswir, SH menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan instansi terkait, pemuka agama, ketua Rt/Rw dan tokoh masyarakat stempat serta pihak pengurus gereja GKRI.

Rakor yang dipimpin Kapolsek Jaswir itu, dilaksanakan pada Kamis (14/12/17), di aula Polsek Bintan Utara. Turut hadir Camat Bintan Utara Azwar, Kasat Intelkam Polres Bintan AKP Yudiarta Rustam, Pasi Intel Kodim Bintan Kapten Budi, BIN Bintan Firman, Ketua FKUB Bintan Nurcholis.

Selain itu, hadir juga Ketua  Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Sihol Sinaga, Ketua Badan Komunikasi Antar Gereja (BKAG) Robert, Perwakilan Kesbagpol Bintan M. Nurdin l, Ketua RW 001 Kel. Tanjung Uban Timur Rahman, ketua RT 04 Kel. Tanjung uban timur Sunarto, dan Rocky Manurung selaku Pendeta GKRI Tanjung Uban.

Dalam rapat itu masing-masing pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat. Meski ditengah perbedaan pendapat, namun rapat menghasilkan solusi dalam menciptakan suasana kondusif saat perayaan Natal nanti.

Dalam menanggapi penolakan warga, Pendeta Rocky akhirnya menerima tawaran dari Pemkab Bintan, sebagai pilihan alternatif untuk dijadikan tempat ibadah bagi Jemaat GKRI, sebagaimana disampaikan Camat Bintan Utara.

Ada dua pilihan yang disuguhkan Pemkab Bintan kepada Pendeta Rocky dan Jemaat-nya untuk aktifitas ibadahnya. Pertama, ibadah GKRI bergabung dengan gereja lain, di wilayah Bintan Utara.

Kedua, GKRI beribadah ditempat yang telah disediakan Pemkab Bintan. Dalam hal ini, ada tiga tempat yang ditawarkan, yakni Gedung Nasional Bintan Utara, Tempat rekreasi keluarga Melayu Berdendang, dan Gedung Serbaguna di kantor Camat Bintan Utara.

Pendeta Rocky Manurung lalu memilih melaksanakan aktivitas ibadah ditempat yang sudah disediakan Pemkab Bintan di kecamatan Bintan Utara.

“Namun soal tempatnya dimana (dari 3 tempat ibadah-red), nanti saya sampaikan ke Pak Camat dan Pak Kapolres Bintan melalui Pak Kapolsek Bintan Utara, setelah saya bicarakan dulu dengan para Jemaat GKRI,” ungkap Pendeta Ricky, Kamis (14/12), dalam rapat itu.

editor: tigor
sumber:tribratanews

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here