Jelang Natal dan Tahun Baru, Satgas Ketahanan Pangan Sidak Pasar

301
Tanjungpinang
Tim Satgas Ketahanan Pangan Natuna saat Sidak Pasar (dok suluh kepri)
Tim Satgas Ketahanan Pangan Natuna saat Sidak Pasar (dok suluh kepri)

Natuna-Isu kelangkaan dan gejolak harga barang khususnya Sembako tak pernah sepi dalam setiap menyambut perayaan hari besar keagamaan.

Memang dalam realita, kelangkaan barang yang disertai lonjakan harga sulit dihindari menjelang perayaan hari besar. Bukan tanpa sebab, namun salah satu faktor utamanya, karena permintaan terhadap produk barang (Sembako) cukup tinggi dari biasanya.

Dalam mengantisipasi terjadinya kelangkaan dan kenaikan harga menjelang Natal (25/12/2017) dan Tahun Baru (Januari 2018), Tim Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Natuna, Sabtu (16/12), melakukan inpeksi mendadak (Sidak) ke beberapa pasar tradisonal dan pusat-pusat perbelanjaan lainnya.

Tim Satgas yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Natuna AKP Edy Wiyanto ini, mulai bergerak pukul 8.30 Wib, dengan menyambangi warung dan toko-toko barang terutama yang menjual Sembako.

Kepada wartawan, Edy Wiyanto mengatakan Sidak yang dilakukan Tim Satgas ini untuk memantau kondisi pasar terhadap ketersediaan barang khususnya Sembako.

“Ini sebagai upaya mengantisipasi kelangkaan barang yang berimbas kepada naiknya harga menjelang perayaan Natal dan menyambut Tahun Baru 2018,” ujar AKP Edy Wiyanto, Sabtu (16/12), disela-sela Sidak.

Tim Satgas Ketahanan Pangan Natuna memeriksa barang disejumlah toko (dok suluh kepri)
Tim Satgas Ketahanan Pangan Natuna memeriksa barang disejumlah toko (dok suluh kepri)

Dari hasil lapangan, sambung Ediy, Tim tidak menemukan indikasi yang berdampak pada kelengkaan dan naiknya harga. “Stok kebutuhan pokok (Sembako) hingga awal tahun 2018, relatif aman,” ungkapnya.

Namun diakui, sambung Edy, untuk stok telur perlu penambahan, karena dikhawatirkan tidak mencukupi dengan tingginya permitaan konsumen. Sebagai solusi, stok telur akan segera ditambah.

“Sudah dipesan sebanyak 2.000 ikat, yang didatangkan dari Kisaran (Sumut). Dalam 2 hari ini sudah tiba di Natuna,” sebutnya.

Ditanya, apa ada indikasi penimbunan Sembako, Edy menjawab sejauh ini belum ditemukan adanya penimbunan Sembako oleh pedagang.

Temukan Barang Kadaluarsa

Tim Satgas Ketahanan Pangan Natuna menemukan minuman kemasan (sachet) berbagai merk yang sudah kadaluarsa diberbagai tempat penuyalan minuman. Meski sudah kadaluarsa, pemilik jualan masih memajang minuman tersebut untuk diperjualbelikan kepada konsumen.

“Ini sudah menyalahi aturan, bahkan minuman sachet ini sudah tidak boleh dijual, maka terhadap temuan ini akan kita tindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku,” tegas Edy Wiyanto.

Menurut Edy, dalam waktu dekat ini Tim Satgas akan kembali melakukan Sidak lapangan, yakni sebelum Hari Natal (25/12).

penulis: Vivi
editor: Tigor

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here