Ini Tiga Fakta Menarik, Jika Lis vs Syahrul “Head To Head” di Pilwako Tanjungpinang

1918
Tanjungpinang
Dalam Pilkada Serentak 2018, kota Tanjungpinang satu-satunya daerah di provinsi Kepri yang menggelar pesta demokrasi untuk memilih Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang periode 2018-2023.
Dalam Pilkada Serentak 2018, kota Tanjungpinang satu-satunya daerah di provinsi Kepri yang menggelar pesta demokrasi untuk memilih Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang periode 2018-2023.

Waktu terus berputar, pendaftaran calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang tinggal hitungan hari, yang dimulai pada 8-10 Januari 2018. Sedangkan untuk pemungutan suara akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018.

Diprediksi hanya ada dua pasangn calon yang bertarung di Pilwako Tanjungpinang 2018. Yakni pasangan Lis Darmansyah-Maya Suryanti vs Syahrul-Rahma. Karena hanya dua pasangan ini yang memenuhi syarat ninimal dukungan calon.

Pertarungan “Head To Head” di Pilkada memang cukup ketat dan sangat menegangkan. Pergerakan massa pendukung cukup kontras, dan rentan pergesekan, itu karena dihadapkan pada dua pilihan, misalnya antara: Nomor 1 atau Nomor 2.

Namun sebelum masuk ke tahapan kampanye, ada baiknya diketahui 3 fakta menarik terkait pertarungan di Pilkada Tanjungpinang 2018, jika akhirnya terjadi “Head To Head” antara Lis vs Syahrul

Dulu Duet Kini Duel

Lis Darmansyah dan Syahrul

Siapa tak kenal dengan sosok Lis Darmansyah dan Syahrul di Tanjungpinang. Lis dan Syahrul adalah duet tangguh yang memenangkan pertarungan pentas politik Pilkada Tanjungpinang 2012.

Kedua putra terbaik Tanjungpinang itu akhirnya dinobatkan sebagai pemimpin kota Tanjungpinang, yang sekaligus mencatat sejarah baru di kota Gurindam itu

Lis dan Syahrul diganjar sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang untuk masa jabatan 2013-2018, yang akan berakhir pada 16 Januari 2018 nanti.

Namun seiring perjalanan waktu, duet Lis dan Syahrul tidak bertahan untuk mengulang duet sukses pada periode lima tahun berikutnya. Pecah kongsi sebagai jalan terbaik, dan konsekuensinya “duel” di Pilkada Tanjungpinang 2018.

Yang menang akan kembali dinobatkan sebagai penguasa “Istana” Senggarang, Tanjungpinang, untuk periode 2018-2023. Yang kalah, harus legowo “angkat koper” dan harap bersabar menunggu lima tahun kedepan untuk kembali berlaga di panggung yang sama.

Lis dan Syahrul juga telah menunjuk pendampingnya masing-masing untuk maju di Pilwako. Lis berpasangan dengan Maya Suryanti dan Syahrul bersama Rahma.

Pendampingnya Sama-sama dari Kaum Perempuan

Maya dan Rahma, dua srikandi yang mendampingi dua putra terbaik Tanjungpinang, Lis dan Syahrul, di Pilwako 2018
Maya dan Rahma, dua srikandi yang mendampingi dua putra terbaik Tanjungpinang, Lis dan Syahrul, di Pilwako 2018

Sejak tahun lalu, keretakan hubungan Lis-Syahrul sudah berhembus ditengah publik. Pecah kongsi terus menyayat duet Lis-Syahrul, yang akhirnya tak ada pilihan lain, kecuali berpisah jalan dan membentuk kubu masing-masing.

Menjelang tahapan Pilkada 2018, keduanya mulai menyusun strategi untuk maju sebagai calon walikota. Lis Darmansyah lalu melirik Maya Suryanti sebagai wakilnya di Pilkada Tanjungpinang. Untuk wanti-wanti, Lis juga menyiapkan dua kandidat lain, dari kaum pria: Adnan dan Syahrial.

Lamaran Lis ternyata diterima Maya dan bersedia menjadi pendampingnya di Pilwako. Maya adalah mantan rival Lis di Pilkada 2012, yang juga putri mantan Wali Kota Tanjungpinang, Suryatati A Manan, yang menjabat selama dua periode.

Lis Darmansyah dan Maya Suryanti
Lis Darmansyah dan Maya Suryanti

Syahrul juga berpasangan dengan seorang politisi perempuan, bernama Rahma, yang meniti karir politik di partai PDIP. Ia juga tercatat sebagai anggota DPRD Tanjungpinang dari F-PDIP.

Nama Rahma baru tersebut beberapa hari ini di pentas Pilkada Tanjungpinang, untuk mendampingi Syahrul. Bahkan sejak Syahrul mendeklarasikan diri sebagai calon Wali Kota Tanjungpinang, nama Rahma terbilang redup dari riuh Pilwako.

Nama ketua Golkar Tanjungpinang Ade Angga yang justru bersinar sebagai pendamping Syahrul, yang dibayang-bayangi sosok Ing Iskandar calon wali kota dari partai PKS.

Akan tetapi, kehadiran Rahma ini justru menggenapkan dua srikandi sebagai pendamping dua putra terbaik Tanjungpinang, Lis dan Syahrul, untuk bertarung di Piwako Tanjungpinang 2018. Lis bersanding dengan Maya, dan Syahrul “meminang” Rahma.

Rival Lis dari Lingkaran Sendiri

Syahrul dan Rahma
Syahrul dan Rahma

Lis Darmansyah menjadi pusat perhatian banyak kalangan khususnya para politisi. Sebab, nama Wali Kota Tanjungpinang itu, kokoh dipuncak dari sejumlah kandidat yang dijagokan maju di Pilwako Tanjungpinang. Itu berdasarkan survey dari beberapa lembaga survey yang kredibel, pada tahun lalu.

Sehingga butuh strategi jitu untuk menantang Sekretaris PDIP Kepri itu, di Pilkada Tanjungpinang. Bisa jadi dengan memasang lawan dari lingkaran Lis sendiri, sebagai taktik manjur untuk menggembos barisan massa Lis dan PDIP.

Ternyata inilah yang terjadi saat ini, yang sekaligus menjadi tantangan berat bagi Lis untuk menghadapi Pilwako Tanjungpinang. Duet Lis-Syahrul yang sukses di Pilkada 2012, akhirnya pecah kongsi dan sekaligus menjadi lawan politik, yang kemungkinan akan “Head To Head” di Pilwako nanti.

Tak cukup disitu, kubu Syahrul kembali melancarkan “operasi senyap” kepusaran pertahanan Lis dan PDIP, dan sukses memboyong Rahma, salah satu kader terbaik PDIP Tanjungpinang, yang masih tercatat sebagai anggota DPRD Tanjungpinang dari F-PDIP.

Kubu Syahrul rela putar haluan, sekalipun membuyarkan harapan dua koalisi besar, Anakpinang dan Setara, yang jauh hari dipersiapkan untuk perahu Syahrul dan pasangannya, antara Ade Angga dan Ing Iskandarsyah, di Pilwako Tanjungpinang.

Mengutip pernyataan pengamat politik Zamzami A. Karim di media suluhkepri.com, Rabu (3/1) berjudul: Pengamat Politik Sebut Ramha “Energi Segar” Syahrul, bahwa kehadiran Rahma yang “lompat pagar” ke kubu Syahrul sebagai “Energi Segar” atau amunisi baru buat menopang kekuatan Syahrul untuk berlaga di Pilwako.

Zamzami menilai popularutas Syahrul kalah jauh dibandingkan figur Lis Darmansyah. “Maka untuk mengimbangi dan sekaligus menaikkan popularutasnya, Syahrul lalu melirik Rahma,” kata Zamzami, Rabu (3/1). (Tigor)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here