Dua “Pengantin” Akan Bertarung Menuju “Istana Senggarang” : Ini Peta Dukungan Parpol

Tanjungpinang
Pasangan Syahrul-Rahma
Pasangan Syahrul-Rahma

Tanjungpinang-Pilwako Tanjungpinang 2018, bakal seru dan menarik perhatian, karena pasangan calon yang maju bagai “Pengantin” menuju pelaminan. Sebab, dua calon walikotanya dari kaum pria, yakni Lis Darmansyah dan Syahrul yang juga Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, periode 2013-2018, yang berakhir 16 Januari 2018.

Bertarung di Pilkada Tanjungpinang, keduannya sama- sama didampingi dua srikandi heroik, yakni Rahma yang duet dengan Syahrul dan Maya berpasangan dengan Lis Darmansyah.

Hari ini, Rabu (10/1), adalah pendaftaran terakhir calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang di Pilkada Tanjungpinang 2018. Dari peta dukungan partai politik (Parpol), hanya kedua pasangan calon (Paslon) ini yang muncul dan hampir dipastikan sebagai pemilik panggung Pilwako Tanjungpinang.

Pasangan Lis-Maya, Rabu (10/1) siang ini akan menyerahkan berkas persyaratan calon ke KPUD Tanjungpinang, menyusul rivalnya Syahrul-Rahma, yang sudah dulu mendaftar, pada Senin (8/1) kemarin.

Pasangan Lis-Maya diusung koalisi partai PDIP (7 kursi), Hanura (4), Demokrat (3) PAN (2), PPP (2) dan PKPI (2), total 20 kursi di DPRD Tanjungpinang, bukan 18 kursi seperti diberitakan sebelumnya.

Pasangan Lis-Maya
Pasangan Lis-Maya

Sementara duet Syahrul-Rahma dengan tagline SABAR, disokong koalisi 3 partai politik, antara lain Golkar (4), Gerindra (3) dan PKS (3), dengan 10 perwakilan di legislatif Tanjungpinang.

Maka seluruh partai politik pemilik 30 kursi di DPRD Tanjungpinang, genap sudah menetapkan jagoannya di Pilwako Tanjungpinang.

Adapun peta dukungan partai politik, antara Syahrul-Rahma vs Lis-Maya adalah 1 : 2, dengan hitungan 10 kursi untuk pasangan Syahrul-Rahma dan 20 kursi menyokong kubu Lis-Maya.

Saat ini kedua pasangan calon sedang mengikuti proses pendaftaran calon untuk menuju penetapan calon oleh KPUD Tanjungpinang. Setalah itu baru masuk masa kampanye.

Dalam Pilkada Serentak 2018, kota Tanjungpinang satu-satunya daerah di provinsi Kepri yang menggelar pesta demokrasi untuk memilih Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang periode 2018-2023.
Dalam Pilkada Serentak 2018, kota Tanjungpinang satu-satunya daerah di provinsi Kepri yang menggelar pesta demokrasi untuk memilih Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang periode 2018-2023.

Nah, disinilah pertarungan sengit dari kedua pasangan ini untuk menarik simpati masyarakat agar memilihnya sebagai pemimpin baru Tanjungpinang, periode 2018-2023.

“Perang’ strategi dan konsep dari kedua pasangan calon (Paslon) akan diuji ditengah masyarakat, dan menjadi tolak ukur kemenangan di Pilwako Tanjungpinang.

Pemilik konsep brilian yang ditopang figur dari kedua Paslon, sangat menentukan siapa dari kedua “Pengantin” ini yang direstui masyarakat Tanjungpinang untuk menempati “ISTANA SENGGARANG, 5 tahun ke depan. (Tigor)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here