Pdt. Liau Jusmin: Jurnalis Harus Kabarkan Kebenaran untuk Muliakan Tuhan

367
Tanjungpinang
Ibadah syukuran Natal dan Tahun Baru
Ibadah syukuran Natal dan Tahun Baru

Tanjungpinang-Gembala jemaat Gereja Baptis Kalvari, Pendeta (Pdt) Liau Jusmin menyatakan, Tuhan menciptakan manusia sangat sempurna dengan segala perbedaan yang dimilikinya. Termasuk profesi dan pekerjaan dalam kehidupannya sehari-hari.

Meski berbeda, namun manusia melalui pekerjaan dan profesinya itu harus memiliki tujuan yang sama yaitu “Memuliakan Tuhan” selama diberikan kesempatan untuk hidup di dunia ini.

“Kita berbeda profesi, saya selaku pendeta, bapak/ibu sebagai jurnalis begitu dengan saudara seiman Bapak Simon dan Bapak Petrus sebagai wakil rakyat, namun kita harus punya tujuan yang sama untuk memuliakan Tuhan melalu profesi dan pekerjaan kita,” Pdt Liau Jusmin menyampaikan Firman Tuhan dalam ibadah syukuran Natal (25 Desember 2017) dan Tahun Baru 2018, para Jurnalis dan Anggota DPRD Tanjungpinang yang beragama Kristen.

Kegiatan ini diselenggaran pada Kamis (11/01) di Gereja Baptis Indonesia Kalvari yang beralamat di Jalan Potong Lembu, Tanjungpinang. Meski sederhana namun berjalan hikmah.

Hadir puluhan pewarta beragama Kristen, dari Anggota DPRD Tanjungpinang, ada Simon Awantoko dan Petrus Sitohang.

Lalu, dengan cara apa untuk memuliakan nama Tuhan, Pdt Jusmin melanjutkan khotbahnya, tentu dengan mengucap syukur kepada-Nya dengan berbuat hal-hal kebaikan kepada sesama dalam pekerjaan dan profesinya.

Begitu halnya dengan para jurnalis atau orang-orang yang telah dipekerjakan oleh Tuhan sebagai pembawa berita, juga harus mengabarkan hal-hal kebaikan dan kebenaran dalam berita-berita yang diwartakan kepada orang ramai.

“Dengan membuat berita-berita yang baik dan benar, para pewarta sudah melayani Tuhan dan memuliakan nama Tuhan,” ia menyerukan.

Pewarta, lanjut Pdt Jusmin, juga harus takut akan Tuhan dan menjadikan Frman Tuhan sebagai pedoman dalam megabarkan berita kebenaran sehingga kabar yang disampaikan itu menjadi pelita bagi masyarakat.

“Sebagai anak Tuhan, melalui pekerjaan kita, baik pewarta, wakil rakyat maupun saya selaku pendeta, harus menempatkan dirinya menjadi garam dalam kehidupan. Dan khusus jurnalis, jadilah penerangan yang baik melalui pemberitaan yang baik dan benar,” ucap Pdt Jusmin mengakhiri khotbahnya.

Khotbah ini dari Alkitab Roma 11:36: (TB) “Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamannya” (Tigor)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here