Bupati Apri Melepas Bantuan kepada Korban Banjir dan Longsor di Tambelan

Tanjungpinang
Bupati Apri saar penyerahan bantuan
Bupati Apri saar penyerahan bantuan

Bintan-Bupati Bintan Apri Sujadi didampingi Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam melepas pengiriman bantuan dan tim teknis untuk membantu para korban bencana banjir dan tanah longsor di kecamatan Tambelan, Senin (15/1).

Bantuan diberangkatkan dengan menggunakan kapal milik Pelni: Sabuk Nusantara 39 dari pelabuhan Sri Bay Intan, Kijang, kecamatan Bintan Timur.

Pemberangkatan bantuan dan tim teknis ini ditandai dengan penyerahan secara simbolis oleh Bupati kepada Assisten I Setda Bintan Ismail, yang ditunjuk sebagai ketua Tim Penanganan Korban Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Tambelan. Ia didampingi kepala Dinas Sosial Bintan Naharuddin.

Seperti yang sudah dirapatkan sehari sebelumnya oleh Wakil Bupati Dalmasri Syam beraama para kepala OPD, Pemkab Bintan akan mengirimkan bantuan berupa 2,5 ton beras Bulog, ratusan paket makanan siap saji, peralatan dapur, matras, lauk pauk, selimut, perlengkapan anak-anak, pakaian bayi dan berbagai kebutuhan lainnya.

Bupati Apri Sujadi menjelaskan bahwa bantuan itu tidak hanya berasal dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan, namun juga bantuan dari Polres Bintan.

Kapal Sabuk Nusantara 39 yang akan mengangkut bantuan ke Tambelan
Kapal Sabuk Nusantara 39 yang akan mengangkut bantuan ke Tambelan

“Siang ini bantuan sudah diberangkatkan menggunakan kapal Sabuk Nusantara 39 dan besoknya, insyaallah, sudah sampai di Tambelan. Mudah-mudahan bantuan ini sangat bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang terkena musibah di Tambelan,” ungkapnya, Senin (15/1) saat penyerahan bantuan.

Bantuan ini, sambung Apri, untuk keperluan sandang dan pangan bagi 411 jiwa dari 113 KK yang terkena dampak bencana banjir dan tanah longsor di Desa Batu Lepuk, Desa Kampung Hilir, Desa Kukup dan Desa Kampung Melayu.

“Data sementara, yang paling parah dialami warga desa Batu Lepuk dengan penduduk 272 jiwa dari 78 KK. Hampir 67 rumah mengalami kerusakan akibat terkena dampak bencana,” paparnya.

Ia menyampaikan kedepan ini perbaikan insfrastruktur Tambelan akan menjadi perhatian Pemkab Bintan. “Setelah penangan banjir, kita akan segera memperbaiki kerusakan insfratruktur yang ditimbulkan banjir dan tanah longsor,” katanya.

Seperti diberikatan sebelumnya, 4 desa di Tambelan terkena bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi akibat curah hujan yang tinggi selama sepekan ini, yang ditambah pasang air laut yang tinggi. Hingga sungai meluap membanjiri sejumlah deaa.

Adapun infrastruktur yang rusak adalah Gedung PKK, Gedung P3DK, Gedung PAUD, Puskesmas, Lapangan Volley, SMP Negeri 14, serta infrastruktur lainnya. (TR/MCB)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here