Kapolda Kepri Buat Gebrakan: Gulung Arena Judi Berkedok Gelper

Tanjungpinang
Suasana penggrebekan judi di lokasi Gelper (ft: tbnk)
Suasana penggrebekan judi di lokasi Gelper (ft: tbnk)

Batam-Kepala Polda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi diam-diam telah mencium aroma perjudian disejumlah gelanggang permainan (Gelper), yang ada di kota Batam, provinsi Kepri.

Dilansir Tribratanews.kepri.polri.go.id, pada Senin (15/1) tengah malam, Jenderal Bintang Dua ini memimpin langsung jajarannya dalam penggerebakan dua arena judi yang berkedok sebagai gelanggang permainan.

Operasi pimpinan Irjen Didid Widjanardi yang menjabat Kapolda Kepri, sejak 29 November 2017 itu, turut melibatkan Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri, Dit Reskrimum, Dit Resnarkoba Polda Kepri, Satbrimob, Dit Sabhara, Ditlantas, Dit Intelkam dan Biddokkes Polda Kepri, serta jajaran Polresta Barelang.

Tim berawal dari penggrebekan Gelper Three Kingdoms yang berlokasi Jl.Bunga Raya Gedung Olah Raga Samping SPBU Baloi Lubukbaja, kota Batam, pukul 00.00 Wib.

Dari Three Kingdoms, polisi mengamankan 98 orang yang terdiri dari 29 orang bertindak sebagai pengawas, 55 orang wasit, 1 leader wasit, 4 kasir, 1 penanggung jawab, 6 pengawas lapangan dan 2 wasit koin.

Terungkap modus The Kingdoms dalam memuluskan bisnis judinya itu, yang menyediakan beragam permainan mesin elektronik dengan pemberian hadiah berupa Handphone, namun dalam praktiknya juga bisa ditukar dengan uang.

Barang bukti yang diamankan polisi dari lokasi Gelper (ft: tbnk)
Barang bukti yang diamankan polisi dari lokasi Gelper (ft: tbnk)

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa surat ijin usaha, laptop 3 unit, CCTV, buku absen karyawan, Hp 288 unit, mesin hitung uang 1 unit serta uang sebesar Rp.56.376.000, dan 1.000 Dolar Singapur.

Selanjutnya Tim bergerak ke lokasi Gelper CS Selular di kios SPBU Baloi, Jl.Bunga Raya depan BCS Mall Lubukbaja. Modus CS Seluler sama dengan Three Kingdoms, yang juga menyediakan beragam permainan dengan hadiah Handphone yang bisa ditukarkan dengan uang.

Dari CS Seluler, polisi meringkus 5 karyawan dengan barang bukti Handphone sebanyak 179 unit, buku rekap tukar Hp, mesin hitung uang 1 unit dan kalkulator 2 unit.

Selain itu, juga menyita uang tunai dari Lt.1 di laci atas sebesar Rp 5.326.000 dan laci bawah Rp. 73.655.000. Sementara dari Lt.2 di laci atas Rp. 2.700.000, dan Laci bawah senilai Rp.17.988.000.

Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi kemudian menyerahkan penanganan kasus itu kepada Dit Reskrimum Polda Kepri, untuk pengembangan dan proses hukumnya. Kini para pelaku diamankan di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri. (tr/tbkn)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here