Pemkab Bintan Cetak Prestasi, Investasi Asing Capai Puluhan Triliun di Tahun 2017

Tanjungpinang
Bupati Bintan saat me esmikan Pembangunan Melia Bintan Indonesia Hotel and Resorts dengani investasi Rp 500 Miliar Rupiah
Bupati Bintan saat me esmikan Pembangunan Melia Bintan Indonesia Hotel and Resorts dengani investasi Rp 500 Miliar Rupiah

Bintan-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan patut mendapat jempol, terkait investasi bongsor bernilai pulihan triliun yang dicetaknya pada tahun lalu. Apalagi investasi terbesar disumbang oleh Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA), selebihnya dari perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)

Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) dan Tenaga Kerja Bintan Hasfarizal Handra melalui Kabid Perizinan Alfenni mengungkapkan sepanjang tahun 2017, investasi yang bergulir di Bintan mencapai Rp 14 Triliun lebih.

“Realiasisai investasinya mencapai Rp 14 T lebih, yang bersumber dari PMA dan PMDN,” ungkap Alfenni di Kantor BPMPTSP dan Tenaga Kerja Bintan, Bandar Seri Bentan, Rabu (17/1).

Ia menjelaskan selama tahun 2017, tercatat 27 perusahaan PMA di Bintan dengan nilai investasi sekitar $ 921 juta Dollar Amerika atau setara Rp 12,3 triliun lebih. Sedangkan perusahaan PMDN dengan 8 tipe perusahaan menyumbang investasi sebesar Rp 1,7 triliun lebih.

Bupati Bintan Apri Sujadi bersama investor meninjau lokasi
Bupati Bintan Apri Sujadi bersama investor meninjau lokasi

“Dari data realisasi investasi baik PMA maupun PMDN bersumber dari Permohonan Izin Prinsip Perusahaan yang sudah diajukan ke BPMPTSP dan Tenaga Kerja Bintan sepanjang Tahun 2017,” ujarnya.

Bupati Bintan Apri Sujadi sumringah atas raihan prestasi investasi itu. Ia mengapreasi karena investasi Bintan tumbuh subur disaat kelesuan investasi dan perekonomi dialami sejumlah daerah di Indonesia.

“Investasi di Bintan mencapai 14 T lebih sepanjang tahun 2017. Diharapkan mampu meningkatkan sektor ekonomi sekaligus merealisasikan penyerapan tenaga kerja untuk jangka panjang di Bintan,” kata Apri.

Untuk itu, Apri mengingatkan agar pihak BPMPTSP dan Tenaga Kerja Bintan dapat mengawal investasi yang sudah masuk ke Kabupaten Bintan.

“Harus dijaga sebaik mungkin, agar realisasinya berjalan baik hingga tahap produksi/operasi komersial. BPMPTSP harus bisa menjadi fasilator terutama soal perizinan di pusat dan daerah, serta masalah pengadaan lahan,” katanya. (TR/MCB)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here