Begini Cara Bupati Apri Selamatkan Generasi dari Dampak Negatif

Tanjungpinang
Bupati Apri saat menyampaikan sambutan
Bupati Apri saat menyampaikan sambutan

Bintan-Generasi penerus menjadi perhatian bagi Bupati Bintan Apri Sujadi. Dalam upaya menyelamatkan generasi muda dari hal negatif atau tindakan yang tidak bermanfaat, ia pun membuat terobosan melalui program “15 Menit Mengaji di Sekolah”.

Untuk itu, ia berharap agar masyarakat khususnya para orang tua murid mendukung program tersebut. Karena program ini akan diterapkan mulai tahun 2018 ini untuk seluruh sekolah di Kabupaten Bintan.

“Agar berjalan baik, maka perlu dukungan para orang tua siswa,” kata Bupati Bintan Apri Sujadi saat menghadiri Majelis Taklim di Mesjid Al Hikmah, Dusun Rekoh, Desa Penaga, Minggu (21/1).

Ia menegaskan bahwa tujuan pendidikan di dalam Islam bukan hanya untuk bertransfer ilmu dari guru kepada murid dan dari orang tua kepada anak, tetapi hakikatnya bagaimana mentransfer nilai-nilai agamis dan kepribadian yang baik.

Untuk itu, perlunya kegiatan mengaji bagi seluruh pelajar di sekolah, yang hanya dilaksanakan selama 15 menit setiap hari, sebelum jam belajar dimulai.

“Setiap harinya siswa stidaknya dapat membaca satu hingga dua ayat suci Al Quran. Nanti Dinas Pendidikan yang menganjurkan kepada sekolah-sekolah untuk pengajian 15 menit sebelum jam belajar dimulai. Supaya berjalan baik, perlu dukungan masyarakat khususnya para orang tua siswa,” kata Apri.

Tujuan program ini, kata Bupati, untuk mendidik generasi penerus agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif.Apalagi terhadap ditengah derasnya perputaran globalisasi dengan kemajuan teknologi informasi dan internet.

“Kita harus memiliki filter dari dampak negatif, agar masa depan generasi penerus kita tidak hancur,” Apri menambahkan.

Dalam kegiatan Majelis Taklim, Bupati Bintan Apri Sujadi juga menyerahkan 60 paket sembako bagi masyarakat Dusun I, II dan III, di Desa Penaga.

Sedangkan, Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Hj. Deby Apri Sujadi yang ikut mendampingi, menyerahkan bantuan Dana Alat Kompang bagi Ibu-ibu Majelis Taklim di desa itu. (TR/MCB)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here