BPS Kepri: Kunjungan Wisman Naik 55,57 Persen dalam Satu Bulan

Tanjungpinang
Kepala BPS Provinsi Kepri Panusunan Siregar (kanan-memakai kacamata) saat menerima penghargaan BPS Provinsi Kepri (ft. fb bps kepri)
Kepala BPS Provinsi Kepri Panusunan Siregar (kanan-memakai kacamata) saat menerima penghargaan BPS Provinsi Kepri, beberapa waktu lalu (ft. fb bps kepri)

Tanjungpinang-Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Panusunan Siregar mengatakan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Kepri pada Desember 2017 mengalami peningkatan sebesar 55,57 persen dibanding bulan sebelumnya pada tahun yang sama.

Dari hasil survei November 2017, jumlah wisman sebanyak 168.113 ribu orang naik menjadi 261.525 ribu orang pada Desember 2017.

“Jadi jumlahnya meningkat sebanyak 55,57 persen,” Panusunan Siregar memaparkan Statistik Kepri, triwulan VI tahun 2017, di Kantor BPS Kepri, Tanjungpinang, Kamis (1/2).

Angka ini, ujarnya, juga mengalami kenaikan sebesar 23,52 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Bahkan secara kumulatif, pada Januari-Desember 2017, terjadi peningkatan sekitar 8,04 persen jika dibandingkan periode sama pada tahun sebelumnya.

“Jumlahnya meningkat dari 1.920.232 juta orang menjadi 2.074.534 juta orang. Dari total jumlah itu, kunjungan wisman terbanyak berasal dari negara Singapura, yaitu 51,17 persen,” ungkapnya.

Kenaikan juga dialami pada tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Kepri. Menurut Panusunan, TPK rata-rata 59,91 pada Desember 2017, atau naik 1,56 persen dibanding TPK November 2017, sebesar 58,35 persen.

Namun, untuk tamu yang menginap pada hotel berbintang di Kepri, justru mengalami penurunan. Dari hasil survei, kata Panusunan, rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia pada Desember 2017 adalah 1,78 hari, atau turun 0,13 poin dibanding November 2017.

Statistik kunjungan wisman ke Provinsi Kepri
Statistik kunjungan wisman ke Provinsi Kepri (ft.bps kepri)

Selain perkembangan pariwisata di Kepri, dalam kesempatan yang sama, Panusunan Siregar juga menyampaikan Data Statistik terbaru di Provinsi Kepri.

Antara lain, tentang Indeks Harga Konsumen/Inflasi Provinsi Kepulauan Riau Januari 2018, yang mengalami penurunan (kontraksi negatif) sebesar 1,93 persen dibandingkan Triwulan III 2017.

Kemudian, Nilai Tukar Petani Provinsi Kepulauan Riau Januari 2018 sebesar 97,94 atau 0,04 persen. Dan, untuk Perkembangan Transportasi Kepri Desember 2017, naik 35,39 persen.

Sedangkan dalam Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang Provinsi Kepulauan Riau Triwulan IV 2017, turun sekitar 1,93 persen. Terakhir, Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil Provinsi Kepulauan Riau Triwulan IV 2017, dengan kenaikan 6,19 persen.

Pada Senin 15 Januari 2018,
BPS Kepri juga akan menyampaikan rilis Statistik Kepri tentang Perkembangan Ekspor dan Impor Provinsi Kepulauan Riau Desember 2017, di Ruang Video Conference Lt.1, Kantir BPS Provinsi Kepri. (Tigor)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here