Meski Mudah, Apri Ingin Program Berobat Gratis Pakai KTP Disosialisasikan ke Masyarakat

Tanjungpinang

Bintan – Bupati Bintan Apri Sujadi tak ingin program yang diperjuangkan pemerintahannya untuk “Bintan Cemerlang” berjalan tanpa manfaat bagi masyarakat karena alasan tidak faham dengan prosedurnya.

Apri melihat masih banyak warga yang enggan berobat lewat program Berobat Gratis di RSUD dan Puskesmas dengan pakai KTP, akibat ketidakfahaman mekanismenya apalagi hak-haknya.

“Meski program ini sangat mudah dan gampang, yakni tinggal membawa KTP, namun perlu disosialisasikan ke masyarakat,” ujar Bupati Apri Sujadi saat agenda Sosialisasi Pelayanan Kesehatan RSUD Bintan di Aula Kantor Camat Bintan Timur, Kamis (22/2) pagi.

Menurutnya, sosialisasi program dapat dilakukan dengan diskusi untuk menghasilkan konsep bagaimana prosedur yang mudah diterima dan dimengerti oleh masyarakat banyak sehingga program bermanfaat dan dinikmati orang ramai.

Selanjutnya, kata Bupati,” Tata cara dan manfaatnya itu disosialisasikan kepada masyarakat, bisa dalam bentuk selebaran yang ditempelkan di papan-papan informasi kelurahan/desa hingga tingkat RT/RW. Maka program Berobat Gratis ini benar-benar maksimal dirasakan masyarakat”

Dalam agenda itu juga dilakukan penandatanganan Komitmen Bersama Antara RSUD Bintan dan Masyarakat. Bupati berharap para peserta yang mengikuti sosialisasi agar mensosialisasikannya kembali di daerahnya masing-masing.

Seperti diketahui, sejak diberlakukan, manfaat Program Berobat Gratis ini sangat dirasakan masyarakat. Berdasarkan data tahun lalu, lebih dari 30 % warga Bintan menggunakan KTP sebagai “kartu sakti” untuk berobat gratis di Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Bintan.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan tahun 2017, total angka kunjungan masyarakat yang berobat di 15 puskesmas yang berada di 10 kecamatan, mencapai angka 186.354 pasien.

Dengan rincian, lewat program Berobat Gratis (KTP Bintan) sebanyak 51.264 pasien atau 27,5 %, jalur umum sebanyak 23.796 pasien (12,8 %), dan melalui BPJS berjumlah 111.294 pasien (59,7 %).

Dari angka 51.264 pasien yang menggunakan KTP, terdapat 22.128 pasien berjenis kelamin laki-laki dan 29.136 perempuan. (tr/mcb)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here