Warga Bintan Ini Mengucap Syukur: Anaknya Bisa Berobat Gratis dengan KTP

572
Tanjungpinang
Supinah dan Bayinya, David di RSUD Bintan
Supinah dan bayinya, David di RSUD Bintan

Bintan – Wajah Yamin langsung berkerut ketika putra kesanyangannya menderita sakit. Terbayang soal biaya berobat David Alfian, anaknya yang baru berusia 5 bulan itu.

Karena Warga Kampung Bangun Rejo, Km.18, Kecamatan Bintan Timur, Kijang, Kabupaten Bintan itu, belum mendaftarkan bayinya sebagai peserta BPJS Kesehatan. Untuk berobat harus merogoh kocek sendiri, dengan biaya yang tidak sedikit.

Namun khawatir terjadi apa-apa, Yamin dan Supinah, istrinya, tidak bisa menahannya di rumah, akhirnya memboyong David ke RSUD Bintan. Tiba di RS, David langsung mendapat penanganan medis oleh dr. Benny.

Hasil diagnosa dari dokter spesialis anak itu, David mengalami Hipotermia. “Pasien datang dalam keadaan temperatur rendah, istilah medis Hipotermia. Namun sudah ditangani dengan baik,” ungkap Direktur RS milik Pemerintah Kabupaten Bintan itu.

Untuk penyembuhan, David harus menjalani rawat inap di RS. Yamin dan Supinah sebenarnya sangat senang melihat bayi mungilnya itu sehat kembali.

Namun dibalik keceriaan itu, Yamin dan istrinya sempat dihantui soal biaya, karena anaknya sudah menjalani rawat inap selama 5 hari di RS. Hitung-hitung, bisa merobek isi dompet hingga Rp 1 juta.

Baru setelah mendengar penjelasan sang dokter, wajah Yamin dan Supinah ceriah kembali. Dengan mata berkaca-kaca langsung mengucap syukur: karena semua biaya perobatan bayinya itu, akan ditangani oleh Pemerintah Kabupaten Bintan.

Pihak RSUD Bintan, kata Yamin, hanya meminta dirinya menunjukkan indentitas berupa kartu e-KTP, untuk memastikan tempat tinggalnya masih dalam wilayah Kabupaten Bintan.

Setelah itu, pihak RS menyatakan bahwa biaya perobatan anaknya digratiskan karena akan ditanggung melalui Program Berobat Gratis dengan KTP dan KK Kabupaten Bintan.

Yamin dan istrinya, gembira bukan main, karena selain gratis, kartu kepesertaan BPJS anaknya sepenuhnya akan diurus oleh Pemerintah Kabupaten Bintan, melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Bintan.

“Jadi, sejak ditangani di RSUD Bintan, perawatan bayi kami tidak dipungut biaya sedikitpun. Karena menggunakan fasilitas Program Berobat Gratis dengan KTP Bintan,” ujarnya.

Kini kesehatan putranya itu sudah membaik setelah dirawat inap selama 5 hari di RSUD Bintan, dengan perobatan gratis.

Namun menurut dr. Benny, pasien David harus dirujuk ke RSUD Provinsi Kepri untuk penanganan medis selanjutnya.

“Saat ini perkembangan pasien David sudah semakin membaik, namun harus dirujuk ke RSUD Prov Kepri untuk diagnosis lebih lanjut,” ucapnya. (tr/mcb)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here