Tim Advokasi Muslim Yakin Hakim Vonis Bebas Jonru

Tanjungpinang

Jakarta-Masih ingat dengan Jon Riah Ukur Ginting alias Jonru, yang dilaporkan terkait kasus ujaran kebencian di media sosial, beberapa waktu lalu.

Hari ini, Jumat (2/3), Jonru yang kini menjadi terdakwa atas pelanggaran UU ITE dan KUHP itu, akan menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jakarta.

Dalam kasus yang membelitnya, JPU mendakwa Jonru melanggar sejumlah pasal, yakni pasal 28 ayat (2) Jo. Pasal 45A ayat (2)) Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jo. pasal 64 ayat (1) KUHP.

Kemudian pasal 4 huruf b pasal 1 juncto Pasal 16 Undang-undang Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, dan asal 156 KUHP.  Apakah Jonru bebas dari jeratan hukum?

Koordinator Tim Kuasa Advokat Muslim (TAM) Djudju Purwantoro, yang mendampingi Jonru dalam kasusnya, optimistis majelis hakim akan membebaskan kliennya Jonru dari segala tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU)

“Sebab, JPU tidak mampu menampilkan alat bukti yang sah dan bisa diakses sebagaimana diatur dalam UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).” Jelas Juju pada Kamis(1/3) kemarin malam di Sekretariat TAM, Jalan Rasuna Said,Jakarta Selatan

“Kalau bersandar kepada hukum formal, kami optimis bisa menang di pengadilan. Tapi nanti kita lihat saja bagaimana keputusan hakim,” ujarnya. (tr)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here