Tepis Fitnah, FKMPK Gelar Unjuk Rasa Senin 19 Maret 2018

Tanjungpinang
Rapat Tim Perumus FKMPK, Rabu (14/3), di Posko FKMPK, Tanjungpinang.
Rapat Tim Perumus FKMPK, Rabu (14/3), di Posko FKMPK, Tanjungpinang.

Tanjungpinang, Suluhkepri.com – Ketua Forum Keprihatinan masyarakat Kepri (FKMPK) Andi Chori Patahudin menyesalkan beredarnya fitnah tehadap dirinya usai menggelar diskusi publik menyoal kinerja Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

Andi Chori menyebutkan dalam fitnah itu, ia dituding menerima Rp 15 juta dari seorang pejabat di Pemprov Kepri untuk menghentikan aksi demonstrasi FKMPK yang meruapakan hasil kesepakatan dari diskusi publik.

“Saya tegaskan isu negatif itu adalah fitnah. Itu sengaja dihembuskan untuk melemahkan pergerakan Forum kita ini”

“Jangan terpengaruh dengan isu itu. FKMPK jalan terus sesuai tujuan awal untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kepemimpinan Gubernur Nurdin Basirun selama 2,5 tahun ini,” tegas Andi Chori, mengawali rapat Tim Perumus FKMPK, Rabu (14/3), di Posko FKMPK, Tanjungpinang.

Terkait teknis penyampaian aspirasi, apakah lewat aksi unjuk rasa atau dialog dengan Gubernur Kepri, kata Chori, semuanya diputuskan secara bersama-sama.

“Selain menyimpulkan butir-butir keprihatinan masyarakat, saya berharap agar diputuskan dengan cara apa kita menyampaikan aspirasi. Pilihanya, unjuk rasa atau dialog,” ujarnya.

Rapat Tim Perumus FKMPK akhirnya menyepakati menggelar aksi unjuk ke Kantor Gubernur Kepri, pada hari Senin 19 Februari 2018.

Sekretaris FKMPK Chaidar Rahmat kemudian melanjutkan rapat untuk membahas teknis terkait aksi demonstrasi.

“Kita sudah sepakati untuk berdemonstrasi ke Kantor Gubernur Kepri, saya berharap Tim Perumus dan seluruh elemen dalam FKMPK dapat saling bekerjasama untuk persiapan aksi nanti,” katanya. (tr)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here