Digusur dari Laman Boenda Tepi Laut, Pedagang Ngadu Ke Dewan

Tanjungpinang

Tanjungpinang – Para pedangang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar Laman Boenda Tepi Laut mendatangi kantor DPRD Tanjungpinang, Kamis (15/3), di Senggarang.

Kedatangan mereka, kata Jo, koordinatornya, untuk mengadu ke wakil rakyat terkait penggusuran pedagang yang berjualan di tempat itu. “Kami ingin bertemu dengan Anggota DPRD untuk mencari solusinya,” katanya.

Ia mengaku larangan dari Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Sat Pol PP, tidak disertai solusi. Saat menggusur pedagang, petugas hanya beralasan untuk menegakkan peraturan daerah. (Perda).

“Kami berarap ada solusi, bukan sekadar bisa menggusur pedagang, karena ini soal masalah kebutuhan hidup sehari-hari. Apalagi urusan perut, mana bisa kompromi,” kata Jo dengan nada tinggi

Sejak dilarang berjualan di Laman Boenda Tepi Laut, mereka mengaku sudah kehilangan mata pencaharian untuk biaya hidup sehari-hari.

“Lantas ke mana kami cari uang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Makanya kami datang ke rumah rakyat ini untuk mencari solusinya,” ujarnya. (tr)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here