Selain Rumah Singgah, Paslon SABAR Punya Program “SAMA SAMA”

Tanjungpinang
Syahrul dalam sebuah acara kampanye
Syahrul dalam sebuah acara kampanye

Tanjungpinang – Kehadiran Paslon Syahru-Rahma sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang sepertinya memberi warna baru yang sekaligus menjadi harapan baru bagi masa depan daerah dan masyarakat Kota Tanjungpinang.

Pasalnya, Paslon yang memakai nama SABAR (Syahrul Rahma Bersama Rakyat) ini memiliki segudang program unggulan untuk menuju perubahan yang disebutnya: Tanjungpinang Baru.

Hari ini, Rabu (4/4), Syahrul – Rahma kembali merilis beberapa program unggulannya, jika nanti masyarakat memberikan kesempatan untuk memimpin Kota Tanjungpinang, lima tahun ke depan.

Kali ini meluncurkan program santunan kepada warga yang menekuni pekerjaaan dibidang sosial kemasyarakatan, serta pemberian santunan kematian berupa uang duka bagi warga masyarakat yang meninggal dunia.

Paslon Syahrul – Rahma menamai program unggulannya itu sebagai: Program “SAMA SAMA” singkatan dari “Santunan Masyarakat Syahrul Rahma.”

“Program ini lahir dari aspirasi masyarakat yang kemudian dikaji dalam Tim Pemenangan SABAR yang melibatkan kalangan profesional,” demikian rilis Tim Pemenangan Syahrul – Rahma yang disampaikan kepada wartawan, Rabu (4/4).

Tak terpikir bagi Syahru-Rahma untuk menawarkan program yang muluk-muluk apalagi wah, namun pada kenyataanya tak bisa ditunaikan yang pada akhirnya masyarakat memanen kecewa.

Menurut Syahrul, program yang cukup sederhana namun yang terpenting berdampak positif bagi kesejahteraan seluruh masyarakat, serta mampu memberdayakan dan membangun manusia masyarakat itu sendiri.

Sebelumnya, Paslon SABAR telah memperkenalkan program “Rumah Singgah” bagi pasien dan keluarganya yang berobat di Batam dan Jakarta. Dalam program ini masyarakat akan menikmati berbagai fasilits di rumah singgah.

Diantaranya, tempat istirahat yang layak dan sajian makanan ringan seperti mie instant, roti, kopi dan teh. Ada juga pelayanan dari petugas rumah singgah hingga fasilitas mobil ambulan untuk antar jemput pasien selama berobat di dua kota tersebut.

Kembali ke program SAMA SAMA, Syahrul menyampaikan pemberian santunan salah satu program kepedulian terhadap kesejahteraan rakyat sekaligus penghargaan kepada warga masyarakat atas jasa-jasanya yang turut serta mendukung program pembangunan daerah.

Rahma dalam acara sosialisasi dengan warga

Pekerja sosial, menurut Syahrul, mencakup aktivitas dari para Mubaligh, Guru TPQ/Agama lainnya, Guru PAUD, Penyelenggara Fardhu/Kifayah, Imam Mesjid, Penjaga Mesjid/Rumah Ibadah, Penjaga Pos Yandu serta Penggali Kuburan.

Sedangkan santunan duka atau kematian akan diberikan kepada warga masyarakat Tanjungpinang yang meninggal dunia, yang nanti diserahkan kepada keluarga atau ahli warisnya.

“Jika kami (Sayahrul-Rahma) diberikan amanah untuk memimpin Kota Tanjungpinang, semua pekerja sosial yang saya sebutkan tadi akan mendapatkan santunan sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa mereka yang memang sangat dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat,” ucap Syahrul.

“Maka program “SAMA SAMA” ini sepenuhnya untuk kepentingan bersama yang sudah menjadi komitmen kami jika diberikan kesempatan menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang,” ujar mantan Wakil Wali Kota Tanjungpinang itu.

Hal sama diutarakan Rahma, calon wakilnya. Menurut mantan anggota DPRD Tanjungpinang ini bahwa pemberian santunan merupakan salah satu support bagi pekerja sosial yang telah memberikan pengabdian bagi kepentingan orang ramai.

Begitu halnya dengan pemberian santunan duka/kematian sebagai ungkapan apresiasi kepada warga masyarakat Tanjungpinang, yang selama hudupnya turut serta membangun daerah.

“Selama ini para pekerja sosial kurang mendapat perhatian Pemerintah Kota Tanjungpinang, begitu juga dengan santunan duka bagi warga yang meninggal dunia. Padahal jasa-jasa mereka cukup besar dalam mendukung pembangunan daerah,” kata istri pengacara itu.

Oleh karenanya, Rahma menyakini program santunan bagi pekerja ini sangat dibutuhkan warga sebagai penghasilan tambahan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan keluarganya. Begitu halnya dengan bantuan uang duka yang tentunya berguna bagi keluarga yang ditinggalkanya.

Program insentif kepada pekerja sosial apalagi santunan duka, memang program baru bagi Kota Tanjungpinang. Dengan program ini warga masyarakat Tanjungpinang yang menggeluti pekerja sosial akan mendapat penghasilan tambahan untuk menopang kehidupan keluarganya.

Selain itu, warga masyarakat yang meninggal dunia apalagi dari keluarga kurang mampu sepertinya tidak perlu lagi khawatir terhadap biaya untuk urusan penguburan jenazah karena akan mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah berupa santunan kematian.

Tapi nanti dulu, program ini akan terealisasi dan dapat dirasakan seluruh warga masyarakat Tanjungpinang, jika Paslon Syahrul-Rahma terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang lima tahun ke depan. (tr)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here