Azis Kasim Djou Resmi Dilantik Jadi Ketum Perkit Tanjungpinang

Tanjungpinang
Ketua Umum Perkit Kota Tanjungpinang Azis Kasim Djou saat menyampaikan sambutan
Ketua Umum Perkit Kota Tanjungpinang Azis Kasim Djou saat menyampaikan sambutan

Tanjungpinag – Azis Kasim Djou resmi dilantik menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Kekeluargaan Indonesia Timur (DPD Perkit) Kota Tanjungpinang, periode 2018-2022.

Pelantikan Azis bersama jajaran pengurusnya dilaksanakan di Hotel CK, Tanjungpinang, Minggu (8/3) kemarin malam. Azis dikenal sebagai Kepala Bidang (Kabid) Kepelabuhanan di Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri.

Sedikitnya 500 warga masyarakat Indonesia Timur hadir dalam acara pelantikan itu. Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Wakil Gubernur Kepri Isdianto menjadi tamu istimewa bagi masyarakat Indonesia Timur yang berdomisili di Tanjungpinang.

Tampak hadir Pj. Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, pimpinan FKPD Tanjungpinang, Ketua LAM Tanjungpinang dan Kepri serta para pengurus paguyuban yang ada di Kota Tanjungpinang.

Dalam sambutannya, Azis menyampaikan Perkit merupakan perkumpulan kekeluargaan masyarakat Indonesia Timur yang didalamnya bergabung 12 Paguyuban dari 13 kabupaten di 4 provinsi yang ada di Indonesia Timur.

Jadi, sebut Azis, masyarakat Perkit itu mulai Bali, Sulawesi, Maluku, Kalimantan, NTB, NTT, Gorontalo, Papua hingga Papua Barat.

Azis Kasim foto bersama Gubernur Nurdin dan Wakil Gubernur Isdianto serta Ketua Harian Perkit Tanjungpinang

Azis mengatakan keberadaan masyarakat Indonesia Timur sudah tidak asing lagi di Tanah Melayu, yang sekarang menjadi Provinsi Kepri.

Menurutnya, orang Indonesia Timur sudah ada sejak zaman kerajaan Melayu tempo dulu, yang dibuktikan dalam sejarah, salah satunya orang Indonesia Timur menjadi Panglima Perang Kerajaan Lingga.

“Jadi dari dulu, antara orang Indonesia Timur dengan orang Melayu sudah menyatu dan basodara (bahasa daerah Indonesia Timur yang artinya: bersaudara),” ia menjelaskan.

Azis tak luput mengajak seluruh warganya agar turut andil membangun Kota Tanjungpinang. “Masyarakat Perkit jangan jadi penonton tapi harus berbuat banyak untuk pembangunan di Kota Tanjungpinang dan juga Provinsi Kepri,” kata Azis mengajak warganya.

“Kami punya slogan “Perkit Basodara” terkhusus di tanah Melayu ini,” pekik Azis yang kompak diikuti warganya, tak terkecuali Gubernur Nurdin, Wagub Isdianto dan Pj. Wali Kota Raja Ariza beserta undangan lainnya.

Ternyata slogan yang diungkapkan sang Ketua Umum Perkit Tanjungpinang itu cukup menarik bagi Gubernur Kepri dan Pj. Wali Kota Tanjungpinang.

Usai dilantik, Pengurus Perkit Kota Tanjungpinang (2018-2022) foto brsama Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri serta Pj. Wali Kota Tanjungpinang dan para undangan lainnya.
Usai dilantik, Pengurus Perkit Kota Tanjungpinang (2018-2022) foto brsama Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri serta Pj. Wali Kota Tanjungpinang dan para undangan lainnya.

“Kalau Pak Ketua (Azis) tadi ucapkan “Perkit Besaodara” kami dari orang Melayu serukan “Perkit Basodara, Tanjungpinang Kampung Kite.” Artinya, mari kita menjadikan Tanjungpinang sebagai kampung kita, bersama-sama membangunnya dan menjaga ketentramannya,” sambutan Raza Ariza.

Saat menyampaikan sambutan, Gubernur Nurdin seakan ingin menyempurnakan slogan itu. “Saya mau tambahkan slogan tadi menjadi: “Perkit Basodara, Tanjungpinang Kampung Kite, Kepri Rumah Kite.” Ini baru pas, karena kita berada di wilayah Provinsi Kepri,” kata Nurdin.

Nurdin lalu mengajak warga Perkit untuk ikut andil dalam pembangunan Provinsi Kepri.
“Ayo, kita saling bahu membahu bersama elemen masyarakat lainnya untuk membangun ‘rumah’ besar kita ini, yaitu Provinsi Kepri” ujarnya. (tr)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here