Keren! Ada Atraksi Tradisional di Pawai Ta’ruf MTQ Bintan 2018

Tanjungpinang

 

Bintan – Perhelatan akbar Musabawah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke VIII tingkat Kabupaten Bintan resmi dimulai, Sabtu (14/4), yang diawali rangkain Pawai Ta’ruf Kafilah dari seluruh Kecamatan di Kabupaten Bintan.

Para peserta Kafilah dengan ragam kreasi bergerak mengitari jantung Kota Tanjung Uban, Kecamatan Bintan Utara, yang disaksikan langsung oleh Bupati Bintan Apri Sujadi dan Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam.

Turut hadir Sekda Bintan, jajaran FKPD Bintan, Ketua TP PKK Bintan, Ketua GOW Bintan, Ketua Dharma Wanita Bintan, dan jajaran OPD Bintan. Tampak meriah karena ribuan warga tumpah disepanjang rute yang dilalui iring-iringan rombongan Kafilah.

Peserta pawai Ta’ruf sama seperti tahun sebelumnya, yang berasal dari sepuluh kecamatan di Kabupaten Bintan. Selain peserta, pawai juga disemarakkan beragam kreasi dari tiap kecamatan. Seperti drumband, majelis ta’lim dan tokoh masyarakat yang menyatu kedalam satu rombongan kafilah.

Ditengah iring-iringan, ada atraksi menarik dari salah satu kafilah yang menghibur barisan warga disepanjang jalan. Yaitu atraksi pencak silat Hulubalang Kerajaan yang merupakan tradisi leluhur Melayu yang diwariskan secara turun temurun.

Di panggung utama apalagi, sempat sesak akibat serbuan masyarakat yang ingin menyaksikan gasing Tempayan dan gasing Botol yang juga merupakan permainan tradisional masyarakat melayu.

Bupati Bintan bersama para pejabatnya bahkan ikut mendekat panggung karena sangat terkesima dengan kelihaian sejumlah pemuda dan anak-anak yang memainkan permainan tradisi yang terus terwarisi hingga saat ini.

Dalam kesempatan itu, Bupati Apri mengungkapkan rasa bangganya melihat gelaran Pawai Ta’ruf di tahun 2018. Ia memuji semangat para peserta dengan ragam kreasi serta permainan menarik yang ditunjukkan sehingga menambah meriahnya rangkain pawai.

“Setiap tahun memang kegiatan ini ada. Tapi, saya melihat banyak hal menarik yang ditampilkan dan itu semua menambah semarak acara. Pencak silat dan permainan gasing tadi, itu identitas kita di sini sebagai masyarakat Melayu,” ucap Apri bangga.

Kegiatan seperti itu cukup baik untuk mengenalkan budaya dan tradisi daerah kepada anak-anak agar lebih kenal dan cinta terhadap kebudayaan daerahnya sendiri.

Untuk diketahui, pawai Ta’ruf adalah rangkaian awal perhelatan akbar MTQ VIII Kabupaten Bintan. Sedangkan pembukaan MTQ baru akan dilaksanakan pada malam nanti, di Astaka Utama yang disejalankan dengan peringatan Isra’ wal Mi’raj 1439 H.

MTQ berlangsung dari 14 hingga 18 April 2018. Nanti setelah diumumkan, para pemenang selanjutnya akan mengikuti TC (Trainning Centre) sebelum diberangkatkan ke MTQ tingkat Provinsi Kepri di Kabupaten Lingga, awal Mei 2018 mendatang. (tr/mcb)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here