Keren dan Berkesan! Awe Pilih Lokasi Unik Saat Melantik Pejabatnya

307
Tanjungpinang

Lingga – Bupati Lingga Alias Wello melantik 165 pejabat eselon IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga, untuk duduk di jabatan pengawas.

Namun pada pelantikan kali ini ada hal tak biasa, karena tidak seperti biasanya pejabat dilantik di gedung mewah, atau setidaknya di aula kantor bupati.

Awe, panggilan karib Bupati Alias Wello, justru memilih lokasi yang unik dan berada di kecamatan lain yang jauh dari kantor Bupati Lingga, tempat ia sehari-hari berkantor.

Bertempat di lapangan sepakbola Yusuf Kahar, di Kecamatan Senayang, Awe melantik para pejabatnya, pada Selasa 17 April 2018.

“Alasan saya pilih pulau Senayang (Kecamatan Senayang) pada reposisi jabatan kali ini, sebagai prinsip berkeadilan dan rasa keserdahanaan dihadapan masyarakat,” kata Awe dalam sambutannya.

Karena, sambung Awe, pada pelantikan-pelantikan sebelumnya, telah dilaksankan di tempat berbeda, seperti di pulau Lingga dan pulau Singkep.

“Sungguh saya berbahagia dapat hadir, syukurlah saya bisa datang dan betul betul mengikuti dari mulai acara dan undangan tidak menunggu. Dari gladi sampai proses acara pelantikan selesai,” ujarnya.

Ia pun menyampaikan rasa syukur yang sangat mendalam karena sejumlah pejabat yang diundang, khususnya pejabat pengawas yang akan dilantik dapat hadir bersama-sama di Kelurahan Senayang.

Awe berharap dengan pemilihan tempat dan suasana pelantikan yang baru ini dapat memberikan motivasi baru untuk mengemban tugas yang baru bagi pegawai yang dilantik.

Dia ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat, acara pelantikan yang dulu-dulunya kerap dilakukan diruangan ber-AC, sekarang bisa terlihat sederhana dan hadir ditengah-tengah masyarakat Kelurahan Senayang.

“Sehingga masyarakat dapat melihat dari dekat, bagaimana pelantikan ini bukan suatu yang istimewa. Namun kesederhanaan kita dengan menunjukkan kerja maksimal,” ucapnya.

Kepada para pejabat yang dilantik, Awe menegaskan agar lebih dekat dengan masyarakat, tidak terbatas dengan rumah dan waktu. Senayang yang dulunya terkesan jauh tertinggal, harus terus dibangkitkan dari segala lini.

“Sebagai gerbangnya Kabupaten Lingga untuk lebih ekstra memperhatikan Kecamatan Senayang dari segala bentuk ketertinggalan.”

Zaman sekarang, menurutnya, sudah pada fase peningkatkan ekonomi. Para pejabat atau pegawai harus bekerja keras, berjuang bersama membangun kebijakan yang diarahkan pemerintah.

Selain itu, agar memantapkan kedisiplinan, lebih aktif, solutif dan kreatif supaya percepatan pembangunan dapat diterima cepat oleh masyarakat luas.

Pegawai tidak diperkenankan membawa urusan luar ke dalam urusan dinas dan urusan dinas ke luar. Loyalitas dan integritas mulai sekarang ditanamkan betul-betul agar menjadi benteng abdi negara dan daerah.

“Hari ini bukan hari terakhir, kinerja saudara menjadi tolak ukur, akan dihitung akan dinilai dan menjadi evaluasi minimal 100 hari kerja.”

“Minimal dapat mengikuti derap langkah dari pemerintah daerah yang diamanahkan. Jika biasa saja lebih baik mundur diri,” ia menegaskan.

Dalam pelantikan itu, hadir Sekda Lingga, sejumlah Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Lingga, Kapolsek Senayang, Korban 06, Danposal Senayang serta tokoh masyarakat. (tr/rn/humpro lingga)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here