Bintan Berikan Perlindungan Kesehatan Warganya, Bagaimana Daerah Anda

Tanjungpinang

Bintan – Tak ada yang bisa menolak warganya untuk berobat, itulah prinsip yang dipegang teguh Bupati Bintan Apri Sujadi dalam memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakatnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bintan dr.Gama Isnaini menjelaskan, Pemkab Bintan telah mengalokasikan anggaran untuk membayar seluruh tunggakan iuran BPJS Keaehatan terutama bagi warga tidak mampu.

“Kita siapkan subsidi Rp 3,8 milyar lebih untuk 14 ribuan warga yang menunggak iuran kepesertaan BPJS Kesehatan. Program berobat gratis dengan KTP saja, tetap berjalan.” jelas dr.Gama Isnaini saat dihubungi Rabu (16/5) kemarin.

Ini baru pemimpin zaman now, yang sangat peduli terhadap kualitas kesehatan masyarakatnya. Bagaimana dngan daerah Anda, kalau belum dapat belajar ke Kabupaten Bintan.

Sementara terkait jumlah warga yang belum terproteksi BPJS, sang dokter memperkirakan sekitar 50 ribuan orang. “Angka itu (50 ribuan) sesuai data kita di Dinkes Bintan,” ujarnya.

Kepada masyarakat golongan mampu yang belum mendaftar, ia menghimbau untuk segera menjadi peserta BPJS secara mandiri.

Dia menjelaskan, sambil menunggu Universal Health Coverage, Pemerintah Kabupaten Bintan tetap menjamin masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal hanya dengan menunjukkan KTP Bintan.

Dengan modal KTP itu, kata dr.Gama Isnaini, warga berhak mendapat fasilitas kesehatan di semua Puskesmas, hingga perawatan lanjutan di kelas 3 diseluruh RS mitra Kab. Bintan

Sementara itu, Bupati Bintan Apri Sujadi, mengatakan Pemerintah Kabupaten Bintan sangat intens terhadap perlindungan kesehatan masyarakat.

Bahkan, kata Apri, masyarakat diberikan pilihan saat berobat,” bisa melalui kepersertaan BPJS atau ingin mengunnakan KTP saja,” ujarnya.

Apri menjelaskan, angka kunjungan masyarakat yang berobat di tahun 2017, mencapai 186.354 pasien. Jumlah itu diperoleh dari data yang dibukukan oleh 15 puskesmas yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Bintan.

Dengan rincian, pasien BPJS sebanyak 111.294 kunjungan, sedangkan lewat program Berobat Gratis (KTP Bintan) sebanyak 51.264 kunjungan, dan pasien umum berjumlah 23.796 kunjungan.

Program berobat dengan KTP Bintan, cukup bermanfaat bagi masyarakat. Sebab, menurut Apri,” Masyarakat yang ingin berobat namun tidak memerlukan tindakan obsesive cukup menunjukkan KTP saja, karena biaya berobatnya tetap kita gratiskan.” (tr/mcb)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here