Keren! Kapal Bukit Raya dan Perintis Bisa Berlabuh di Pelantar II

Tanjungpinang

Tanjungpinang – Pelaksanaan pembangunan pelabuhan Pelantar II Tanjungpinang akan rampung tahun ini. Dermaga pelabuhan akan diperluas hingga kapal-kapal berbobot besar bisa sandar.

“Jika sudah selesai, kapal besar seperti KM. Bukit Raya dan Perintis bisa berlabuh menurunkan penumpang di dermaga pelabuhan pelantar tersebut” jelas Nurdin saat meninjau proges pembangunan pelabuhan Pelantar II, Selasa (22/5).

Nurdin mengatakan, Provinsi Kepri merupakan daerah Kepulauan dengan 96 persen wilayah lautan maka akses seperti pelabuhan merupakan instrumen penting yang harus segera terpenuhi.

“Sehingga infrastruktur dibidang kelautan menjadi perhatian utama kita. Intinya untuk tercapainya kebutuhan masyarakat,” kata Nurdin yang didampingi Kadis Perhubungan Jamhur Ismail dan Kadis PU Abu Bakar.

Dengan perluasan pelabuhan pelantar II, Nurdin ingin tercipta pelabuhan penumpang yang dapat dimasuki kapal-kapal yang berbobot besar. Mobilitas arus barang semakin lancar dan lebih cepat. Ia melihat akses pelabuhan pelantar II cenderung kecil dan sempit sehingga rawan kemacetan.

Konsep pengembangan pelabuhan yaitu dengan menyatukan pelabuhan pelantar I dan II sehingga panjang dermaga pelabuhan menjadi 400 meter dan lebar 6 meter.

Pembangunannya dijadwalkan selesai akhir tahun ini. Dengan tingkat kesurutan air laut sedalam 3.5 meter masih mampu menempatkan kapal-kapal besar untuk berlabuh baik kapal penumpang maupun barang.

Untuk itu, Nurdin meminta Kadis Perhubungan dan Kadis PU untuk memperhatikan tata letak parkiran agar tidak terjadi kemacetan seperti sebelum-sebelumnya.

Disekitar pelabuhan juga akan dibangun gudang-gudang penyimpanan barang sehingga para penyortir barang tidak lagi menempatkan barang-barangnya di ruko-ruko terdekat.

Sementara pengerjaan pengembangan pelabuhan, menurut Kadis Perhubungan  Jamhur Ismail,” Selama 4 bulan kedepan, dan untuk arus lalulintas pemindahan barang akan di alihkan ke pelabuhan Tanjung Unggat.” (tr/humprov kepri)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here