Tokoh Batak Tanjungpinang: Boorman Sirait Meninggal Dunia, Selamat Jalan Ketua!

Tanjungpinang
Ir. Boorman Sirait, MM (ft.dprd-tanjungpinang.go.id)
Ir. Boorman Sirait, MM semasa hidupnya (ft.dprd-tanjungpinang.go.id)

Tanjungpinang – Kabar duka menyelimuti warga Batak di kota Tanjungpinang. Salah seorang tokoh dari suku itu, Ir. Boorman Sirait, MM telah berpulang ke Rumah Bapa di Surga.

Anggota DPRD Tanjungpinang itu menghembuskan nafas terakhir
pada Selasa (10/7) sekitar pukul 22.00 Wib, saat menjalani perawatan medis di RSPAD, Jakarta.

Semasa hidupnya Boorman Sirait pernah memimpin organisasi perhimpunan warga Batak di kota Tanjungpinang. Pertama, menjabat Ketua Ikatan Keluarga Tapanuli Kepri (IKTK) dan terakhir Ketua Rumpun Batak Bersatu (RBB) kota Tanjungpinang.

Duka yang dalam juga dirasakan
partai PDI Perjuangan. Sebab Alm. Boorman Sirait merupakan salah satu kader terbaik dari partai besutan Megawati Soekarno Putri itu.

Jenazah Alm. Boorman Siarait di Rumah Duka (ft istimewa)
Jenazah Alm. Boorman Siarait di Rumah Duka (ft istimewa)

Selama sepuluh tahun terakhir ini, Boorman Sirait juga tercatat sebagai anggota DPRD Tanjungpinang periode 2009-2014 dan periode 2014- 2019, dari Fraksi PDIP. Sebelum berkiprah di panggung politik, almarhum merupakan ASN di Pemko Tanjungpinang, yang menjadi pejabat di Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Kabar meninggalnya Boorman Sirait pertama kali disampaikan Petrus Marulak Sitohang, kolega almarhum di DPRD Tanjungpinang yang juga dari partai PDIP.

“Barusan saya mendapat kabar langsung dari lae Wambok Sinaga (menantu Almarhum), bahwa Bapak Ir. Boorman Sirait, anggota DPRD Kota Tanjungpinang dari Fraksi PDI Perjuangan telah meninggal dunia hari ini, Selasa 10 Juli 2018, sekitar jam 22.00, di Jakarta,” Petrus menyampaikan kabar duka itu di group WA RBB, Selasa (10/7) pukul 22.43.

“Menurut rencana jenazah Alm. Boorman Sirait akan dibawa ke Tanjungpinang hari Kamis, 12 Juli 2018,’ ujarnya.

Boorman meninggal akibat sakit yang diderita. Dalam 5 bulan terakhir ini, ia berjuang keras untuk melawan penyakitnya. Bahkan demi kesembuhan penyakitnya itu, ia sempat berobat ke salah satu RS ternama di Singapura.

Sepulang dari Singapura, kondisi kesehatannya berangsur membaik dan kembali melakukan aktivitas rutinnya sebagai anggota DPRD Tanjungpinang, meski dengan fisik yang masih lemah.

Petrus M. Sitohang bersama kader PDIP saat penjemputan jenazah di Bandara RHF, Tanjungpinang
Petrus M. Sitohang bersama kader PDIP saat penjemputan jenazah di Bandara RHF, Tanjungpinang (ft.istimewa)

Namun belakangan dikabarkan kesehatannya tiba-tiba menurun dan kemudian menjalani perawatan di RSPAD, Jakarta, hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir, meninggalkan kita semua untuk kembali kepangkuan Sang Khalik.

Jenazah diterbangkan dari Jakarta, pada Kamis (12/7) pagi, yang tiba di Bandara RHF, Tanjungpinang sekitar pukul 10.00 Wib, dengan penerbangan pesawat Lion Air. Zenajah disemayamkan di Rumah Duka, Jln. Dewa Ruci, Tanjungpinang.

Belum diketahui pasti, kapan dan dimana Boorman Sirait dikebumikan, apakah di Tanjungpinang atau Parapat (tanah kelahirannya) karena sejauh ini belum mendapat keterangan resmi dari pihak keluarga.

Almarhum Borman Sirait meninggal dunia di usia 68 tahun. Anak ke-7 dari 12 bersaudara itu, lahir pada 10 November 1950, di Parapat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Kepergiannya meninggalkan duka yang sangat dalam bagi keluarga tercintanya. Almarhum meninggalkan seorang istri (br. Silaban) dan 3 anak, 1 laki-laki dan 2 perempuan, yang semuanya sudah berkeluarga. Selamat Jalan Ketua!!! (tr)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here