Proyek Jalan Lintas Barat Lanjutan Segera Dikerjakan

Tanjungpinang

Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan akan segera melanjutkan pengerjaan jalan Lintas Barat, yang sempat tertunda karena permasalahan miskomunikasi ganti rugi lahan.

Bupati Bintan Apri Sujadi menegaskan pemerintah daerah telah melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait termasuk pemilik lahan, dan hasilnya menggembirakan: proyek jalan yang menghubungkan Kecamatan Toapaya dan Kecamatan Bintan Timur itu (Bintim) dapat dilanjutkan.

“Kita sudah sepakati bersama untuk melanjutkan proyek jalan Lintas Barat,” ujarnya.

Petemuan tersebut dipimpin langsung Bupati Apri Sujadi, dilaksanakan di Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Kamis (26/7) pagi. Hadir Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang, Kajari Bintan Sigit Prabowo, Dinas PUPR Bintan,
perwakilan Dandim 0315 Bintan dan Pengadilan Negeri Klas 1A Tanjungpinang.

Ia mengatakan pemerintah daerah berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan jalan tersebut karena merupakan pengembangan akses ekonomi masyarakat.

Terkait harga ganti rugi lahan bukanlah harga dari pemerintah, tapi berdasarkan penetapan dari kajian Tim Independen (Tim Appraisal). Tim Appraisal akan mengkaji kembali soal harga ganti rugi lahan.

Dinas PUPR Bintan dan BPN Bintan juga akan turun ke lapangan untuk mendudukkan kembali proses ganti rugi bersama pemilik lahan. “Sudah saya instruksikan agar Dinas PUPR menggandeng BPN Bintan untuk menyelesaikan ganti rugi dengan pemilik lahan,” ujarnya.

Diketahui berdasarkan data dari Dinas PUPR Bintan bahwa lahan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan pengembangan jalan lintas barat lanjutan sekitar 66.837 M2. Lahan yang sudah dibebaskan seluas 15.657 M2, sisanya berkisar 51.180 M2. (tr/mcb)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here