Walikota Syahrul Buka Festival Moon Cake

Tanjungpinang
Walikota Syahrul saat berpidato di acara Festival Moon Cake (Kue Bulan)
Walikota Syahrul saat berpidato di acara Festival Moon Cake (Kue Bulan)

Tanjungpinang – Festival Moon Cake (Kue Bulan) merupakan tradisi masyarakat Tionghoa sejak zaman dahulu, yang selalu dirayakan pada tanggal ke 5 bulan delapan kalender Tionghoa.

Festival moon cake 2018 di buka secara resmi oleh Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd pada Minggu (22/09) malam. Tahun ini penyelenggaraannya di pusatkan di Jalan Merdeka, Kota Tanjungpinang.

Dalam sambutannya, Syahrul mengharapkan masyarakat Tanjungpinang dapat mengapresiasi budaya yang tumbuh di masyarakat Kota Tanjungpinang, seperti Festival Moon Cake ini.

“Budaya ini harus terus dilestarikan dan disini juga disajikan berbagai kesenian baik kesenian pola hidup, sampai pada makanan khas daerah.” ungkapnya.

Syahrul berharap dengan festival ini sudah memberikan kesempatan bagi para genesrasi muda untuk dapat mengenal tradisi yang sudah ada sejak dahulu. “Saya mengharapkan agar Festival Moon Cake ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan sebagai upaya penguatan budaya lokal dan sebagai jati diri masyarkat,” ujarnya.

Salah satu penampilan tarian di acara Festival Moon Cake (Kue Bulan)
Salah satu penampilan tarian di acara Festival Moon Cake (Kue Bulan)

Pada kesempatan tersebut, Syahrul juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung kebijakan pemerintah guna menumbuhkan pergerakan perekonomian kota lama ini. “Kedepan saya ingin kota lama ini dapat lebih baik dan menjadi destinasi wisata baru bagi Kota Tanjungpinang,” lanjut Syahrul.

Festival Moon Cake ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang untuk melestarikan dan mempromosikan tradisi masyarakat Tionghoa Tanjungpinang.

“Pariwisata tidak akan pernah bangkrut, karena pariwisata semakin kita benahi, pariwisata akan memberi hasil yang dapat menyentuh langsung ke masyarakat,” ungkap Raja Kholidin, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang.

Oleh karena itu,” ujarnya,” Kami terus berupaya untuk menjadikan pariwisata benar-benar sebagai indutri sehingga bukan hanya sekedar kegiatan masyarakat.”

Acara festival juga dihadiri oleh Perwakilan Kementerian Pariwisata dan Wakil Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP serta jajaran FKPD Kota Tanjungpinang, Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang Juariah Syahrul dan tokoh masyarakat Tionghoa. (tr)

sumber: Humas dan Protokol
Setdako Tanjungpinang

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here