Terkait Pembakaran Bendera Tauhid, Bupati Apri: Jangan Mudah Terprovokasi

Tanjungpinang

Bintan – Pembakaran bendera Tauhid oleh oknum Banser menjadi perdebatan hangat hingga mengundang reaksi dari kalangan masyarakat bahkan ada yang menggelar aksi demonstrasi untuk memprotes tindakan itu.

Dalam video yang beredar dan sempat viral di medsos, beberapa oknum Banser membakar bendera hitam bertulisan kalimat tauhid. Peristiwa itu terjadi saat peringatan Hari Santri Nasional, di Lapang Alun Alun, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin (22/10) lalu.

Bupati Bintan Apri Sujadi mengaku sangat prihatin dengan peristiwa itu. Namun, ia tetap menghimbau masyarakat Bintan agar tidak mudah terprovokasi atas kejadian itu.

“Kita sangat prihatin dengan peristiwa yang terjadi, kita sudah bertemu dengan sejumlah tokoh agama dan lintas sektor terkait dan menggunakan agar masyarakat Bintan jangan terpancing dengan situasi ini dan bersama-sama dapat menjaga Kab Bintan tetap dalam situasi kondusif dan nyaman ” ujarnya

Apri meminta seluruh warga Bintan untuk tetap menjaga kondusivitas keamanan dengan antisipasi dini atas setiap isu yang beredar. Apalagi di tahun politik, jelang pelaksanaan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

“Antisipasi terhadap setiap isu tentunya menjadi perhatian kita, yang kita inginkan agar kita tetap selalu menjaga kebersamaan dan menciptakan situasi yang aman, sehingga pelaksanaan pesta demokrasi dapat berjalan dengan nyaman tanpa harus adanya perpecahan diantara kita, ucapnya. (tr/mcb)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here