24 Kantong Jenazah Sudah di RS Polri untuk Proses Indentifikasi

Tanjungpinang
Pesawat Lion Air (ft: istimewa)
Pesawat Lion Air (ft: istimewa)

JAKARTA – Pesawat Lion Air jatuh diperairan Karawang, Jabar, Senin (29/10) sekitar pukul 06.33 WIB. Pesawat jenis Boeing 737 MAX 8 itu membawa 189 penumpang, berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta tujuan Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Bangka Belitung.

Upaya evakuasi seluruh penumpang, kru dan pesawat JT-610 itu terus dilakukan. Menurut Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, pihak Badan SAR Nasional (BASARNAS) telah berhasil membawa 24 kantong jenazah dari pencarian korban.

“Per 29 Oktober 2018, kami telah terima konfirmasi dari Basarnas, yaitu 24 kantong jenazah,” kata Danang dalam pernyataan pers yang diterima suluhkepri.com, Senin (29/10).

Ia menyampaikan saat ini pihak keluarga penumpang penerbangan JT-610 sudah berada di Jakarta. Pihak Lion Air menyiapkan fasilitas akomodasi (penginapan) bagi keluarga korban.

Pihak keluarga yang diberangkatkan Lion Air ke Jakarta, terdiri dari 168 orang dari Pangkalpinang (Bangka), 3 orang dari Medan (Sumatera Utara), 2 orang dari Padang (Sumatera Barat), 4 orang dari Yogyakarta, 4 orang dari Demak (Jawa Tengah) dan 2 orang berasal dari Madiun (Jawa Timur).

Informasi terbaru yang diterima Danang, 24 kantong jenazah itu juga sudah dibawa ke RS Polri. “Saat ini sebagian dari pihak keluarga penumpang dan kru sudah berada di RS Polri untuk proses identifikasi (Disaster Victim Identification),” kata Danang melalui pesan elektronik yang diterima suluhkepri.com, hari ini Selasa (30/10) sore.

Ia mengatakan untuk informasi penanganan korban dipusatkan di hotel Ibis daerah Cawang, Jakarta Timur. Hal ini menurut Danang untuk memudahkan mobilitas ke posko Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma.

Lion Air akan terus menyampaikan informasi terbaru sesuai perkembangan atas pencarian korban. Terkait itu, kata Danang, Lion Air juga membuka crisis center dan untuk infomasi penumpang dapat menghubungi nomor telepon (021)-80820002.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian tersebut dan Lion Air akan terus berkoordinasi bersama semua pihak untuk mempercepat kepastian infomasi terkait dengan keadaan penumpang dan awak pesawat. Kiranya kepada keluarga penumpang beserta awak pesawat diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menerima cobaan ini serta kepada para petugas SAR diberikan kelancaran dan kemudahan,” ucap Danang.

Jajaran manajemen Lion Air, ujar Danang juga akan melakukan kunjungan ke posko Halim Perdanakusuma, RS Polri, Karawang dan Tanjung Priok. (tr)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here