Evakuasi Lion Air: 65 Kantong Jenazah dan Penemuan Black Box Pesawat

Tanjungpinang
Pesawat Lion Air (ft: istimewa)
Pesawat Lion Air (ft: istimewa)

Jakarta – Tim gabungan terus mengerahkan kekuatan untuk melakukan pencarian dan evakuasi para korban pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang, Jabar, Senin (29/10) lalu.

Lion Air, kata Danang Mandala Prihantoro, kembali menerima konfirmasi dari BASARNAS, pada Kamis (1/11) pukul 19.00 WIB, yang telah berhasil mengevakuasi sembilan kantong jenazah.

Dengan hasil konfirmasi terbaru itu, total menjadi 65 kantong jenazah yang berhasil dievakuasi. “Dengan rincian 9 kantong per 1 November, 8 kantong per 31 Oktober, 24 kantong per 30 Oktober, dan 24 kantong per 29 Oktober,” sebut Corporate Communications Strategic of Lion Air itu dalam keterangan pers, di Jakarta, Jumat (2/11).

Danang mengatakan proses identifikasi dilakukan oleh Disaster Victim Identification Polri di RS Polri, bersama pihak keluarga penumpang dan awak pesawat.

Selain itu, kata Danang, Lion Air juga telah menerima konfirmasi dari BASARNAS sehubungan penemuan Black Box pesawat JT-610, dan saat ini sudah diserahkan ke pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Ia mengatakan, Lion Air tetap melakukan pendampingan kepada keluarga (family assistant) pada setiap posko JT-610.

“Manajemen Lion Air juga ditempatkan di posko Cawang dan posko RS Polri yang berada di Jakarta Timur, Tanjung Priok dan Jakarta Utara guna memberikan dukungan moril kepada keluarga penumpang, kru serta tim evakuasi,” ujarnya. (tr)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here