Tim Gabungan Kerahkan 45 Kapal dan 5 Helicopter Cari Korban Lion Air

Tanjungpinang

JAKARTA –  Pencarian dan evakuasi penumpang, kru dan pesawat Lion Air JT-610 terus dilakukan dan diperluas. Hari ini, Jumat (2/11), kata Danang Mandala Prihantoro, Tim Gabungan akan melakukan operasi pencarian dari laut dan udara.

“Operasi melalui laut mengerahkan 45 unit kapal dan pencarian udara menerjunkan 5 helicopter,” ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air itu melalui keterangan pers yang diterima suluhkepri.com, Jumat (2/11).

Danang menjelaskan, pencarian di wilayah perairan (laut) meliputi pencarian bawah air dan permukaan air. Luas area pencarian bawah air 270 NM2 berada di daerah Prioritas 1A bawah air dengan menggunakan kapal Baruna Jaya, sedangkan di daerah prioritas 1B memakai kapal Dunamos.

Sementara pencarian permukaan air seluas 360 NM2 ditempatkan di daerah Prioritas 2 yang mengoperasikan 40 kapal dari BASARNAS, Kementerian Perhubungan, Polair, KPLP, Bea Cukai dan Pertamina.

Untuk operasi melalui pencarian udara seluas 190 NM2 dengan 5 helicopter, antara lain satu unit HR -1519, HR -1301, NBO – 105, NBO – 105 Polri dan Dauphin Polri.

Tim gabungan ini, ujar Danang, melibatkan 858 personel, terdiri dari 201 personil BASARNAS, 40 anggota TNI AD, 456 dari TNI AL, 15 orang TNI AU, 58 anggota Polri, 30 Petugas KPLP, 18 orang Bea Cukai, 30 dari PMI, dan 10 personil Bakamla.

Selain penanganan laut dan udara, lanjut Danang, ada juga unsur penanganan di darat yang menyediakan 24 unit ambulance, yang teridiri dari 7 unit ambulance milik Polri, 6 unit dari PMI dan 11 unit instansi lainnya. (tr)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here