Bupati Lingga Ajak Melayu Raya Mewujudkan Lingga Terbilang 2020

282
Tanjungpinang
Acara Malam Penabalan Melayu Raya Kabupaten Lingga
Acara Malam Penabalan Melayu Raya Kabupaten Lingga

Ligga – Bupati Lingga Alias Wello mengajak Perhimpunan Melayu Raya untuk membangun Kabupaten Lingga. AW, panggilan karib Bupati Lingga itu, menyakini dengan kehadiran Melayu Raya di Tanah Bunda Melayu, cita-cita Lingga Terbilang 2020 akan terwujud.

“Insyaallah suatu saat yakinlah, kita akan mecapai Lingga terbilang 2020 itu,” sambutan AW, saat acara Penabalan Pengurus Perhimpunan Melayu Raya Kabupaten Lingga, di Pelabuhan Tanjung Buton Kabupaten Lingga, pada 29 Januari 2019 lalu,  yang dikutip dari rilis media center Pemkab Lingga.

Acara malam penabalan Melayu Raya dihadiri langsung Pembina utama Melayu Raya, Brigjen (Pol) Yan Fitri Halimansyah, yang juga menjabat Wakapolda Kepri. Tampak hadir Ketua Lam Lingga H.M. Ishak, Kapolres Lingga AKBP Joko Adi Nugroho, dan pengurus Melayu Raya se-Provinsi Kepri, yakni Perwakilan Tanjungpinang, Bintan, Batam dan Karimun. serta masyarakat Lingga. Ratusan warga turut menjadi saksi yang sekaligus menyemarakkan kegiatan tersebut.

Bupati AW menyampaikan, emporium kejayaan melayu tidak dibangun dengan serta merta, tapi melalui proses yang sangat panjang. Melayu, kata AW, punya catatan sejarah yang sangat gemilang dengan pasang surutnya.

“Inilah puak melayu penghuni negeri terbilang,” ujarnya.

Kepada para penggagas Melayu Raya, ia juga menyampaikan apresiasi tinggi. Menurutnya, membentuk sebuah wadah apalagi sebesar perhimpunan Melayu Raya bukan hal yang mudah.

“Kita tahu bahwa untuk mengumpulkan orang-orang dalam satu wadah itu bukanlah suatu pekerjaan yang mudah, apalagi kita tau kapasitas kridibilitas dari penggagas terbentuknya himpunan melayu ini sudah terkenal sangat luas dikalangan masyarakat Kepri ini” paparnya.

Selaku pemegang amanah dari pemerintah daerah Kabupaten Lingga, Bupati AW juga menyadari masih banyak kekurangan dalam mewujudkan harapan masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa membangun keharmonisan untuk betul-betul menjaga persatuan bukanlah perkara yang gampang.

“Perjalanan ini adalah mata rantai. Kita harus bekerja dan semua kita harus berpikir untuk yang terbaik di Bunda Tanah Melayu ini. Dan saya menyadari masih banyak kekurangan terhadap masyarakat, karena inilah yang merupakan keterbatasan yang kita miliki. Namun yakinlah kita semua pasti ingin yang terbaik,” ujarnya.

Penabalan Pengurus Melayu Raya Lingga diawali dengan prosesi penyerahan petaka oleh Pembina Utama Brigjen (Pol) Yan Fitri kepada Korwil Melayu Raya Lingga, Zuhardi.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini Senin 28 Januari 2019, saya tabalkan pengurus perhimpunan melayu raya Lingga, agar saudara-saudara dapat menjalankan perhimpunan ini dengan setia dan amanah” ucap Yan Fitri saat membacakan surat keputusan Melayu Raya Lingga. (tr)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here