“Lahan Itu bukan makam, tapi tanah saya yang akan saya hibahkan ke warga”

471
Tanjungpinang
lahan pertamabngan bauksi (ft: istm)
lahan pertamabngan bauksi (ft: istm)

Bintan – Sebuah perusahaan tambang bauksit disebut turut menambang di areal pemakaman umum. Lahan yang berada di Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, kabupaten Bintan itu, rupanya tanah milik seorang warga yang nantinya akan dihibahkan kepada warga setempat.

Pemilknya bernama Basri, yang juga seorang tokoh masyarakat di daerah itu. “Lahan Itu bukan makam, tapi tanah saya yang akan saya hibahkan ke warga,” kata Basri kepada suluhkepri.com, Kamis (7/2/2019). Pernyataan ini menanggapi adanya pemberitaan yang menyebut lahan tersebut sebagai areal pemakaman.

Basri menjelaskan lahan yang disebut “tanah merah” oleh warga sekitar, dia beli pada tahun 2013. “Lahan itu saya beli tahun 2013 luasnya sekitar 30 x 20 m,” sebut Basri.

Menurut Basri, lahan itu rencanannya akan dihibahkan kepada warga sekitar namun setelah bekas galian ditimbun kembali.

“Saya sudah sampaikan ke warga untuk menghibahkannya tapi setelah lahannya dirapikan dulu, saya timbun dulu agar bisa dipakai sebagaiman mestinya,” ujarnya.

Ia mengatakan lahan itu memang berdekatan dengan areal pemakaman tapi bukan masuk lahan pemakaman sebagaimana disebut dalam berita itu. “Saya pastikan lahan itu milik saya, dan warga sekitar tau bahwa tanah itu benar milik saya,” ucapnya.

Soal lahan itu, sambung Basri, setelah dihibahkan nanti terserah warga mau digunakan untuk apa. “Saya bilang ke warga sekitar, nanti setelah ditimbun rapi terserah mau digunakan untuk apa. Bisa untuk makam karena dekat dengan areal pemakaman, dan bisa juga untuk lahan parkir mesjid di tempat itu. Silahkan sesuai kesepakatan warga,” ia menjelaskan.

Basri kembali menegaskan bahwa bekas galian di tanah merah itu bukanlah areal pemakaman. “Saya pastikan itu, karena lahan itu milik saya. Kalau benar ada yang berani menambang di areal pekuburan warga, saya yang pertama ambil tindakan, saya cari perusahannya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Basri. (tr)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here