DPRD Tanjungpinang Minta Bangunan TK dan PAUD Segera Direnovasi

Tanjungpinang

Tanjungpinang – Anggota DPRD Tanjungpinang dari Dapil I Kecamatan Tanjungpinang Barat dan Kota menggelar reses bersama para guru Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), di Aula Bulang Linggi Kota Tanjungpinang, Kamis (14/3).

Mereka berharap adanya perbaikan bangunan gedung sekolah TK dan PAUD. Para legislator itu langsung memberikan respon positif atas keinginan dan harapan para guru tersebut.

Ginta Asmara, Anggoata DPRD dari Komisi III itu, menyatakan pentingnya renovasi gedung sekolah TK dan PAUD guna menunjang dan memberikan kenyamanan saat proses belajar mengajar berlangsung di sekolah.

“Harus mendapatkan perhatian pemerintah daerah untuk merenovasi bangunan sekolah TK dan PAUD karena merupakan fasilitas berlangsungnya proses belajar mengajar,” kata Ginta Asmara saat reses.

Ia pun menyayangkan Dinas Pendidikan yang tidak mengusulkan perbaikan bangunan TK dan PAUD di tahun anggaran 2019. “Sangat disayangkan dimana Dinas Pendidikan Tanjungpinang tidak mengusulkan anggaran renovasi bangunan TK dan PAUD di APBD 2019,” katanya.

Namun demikian, ujar Ginta, DPRD berinisiatif untuk mengusulkan anggaran rehabilitasi bangunan TK dan PAUD di APBD Tahun 2020. Melihat kebutuhan anggaran yang cukup besar, tidak memungkin untuk dianggarkan di APBD Perubahan (APBD-P) 2019.

Dia berharap selain perbaikan fisik, pihak Dinas Pendidikan juga harus memperhatikan program-program atau kebutuhan-kebutuhan dalam proses belajar di sekolah TK dan PAUD. Semua krgiatan yang berhubungan dengan proses belajar arus diakomodir dengan baik.

“Pendidikan anak ini sangat penting dan merupakan tugas DPRD untuk memperjuangkan peningkatan kualulitas pendidikan anak khususnya di Tanjungpinang,” ujarnya.

Ginta pun heran, karena di APBD 2019, tidak mengamodir program di sekolah TK dan PAUD tidak ada, kecuali hanya penambahan honor guru.

“Yaitu insentif sebesar Rp 300 ribu perbulan yang dibayarkan per triwulan,” ujarnya.

Menurutnya, DPRD akan mengkaji ulang bersama TAPD,
terkait usulan Disdik, untuk mengetahui apakah program-program kerja di TK dan PAUD bisa terakomodir. Ginta menyakini bahwa DPRD tidak pernah mencoret usulan renovasi bangunan TK dan PAUD.

“Karena yang memutuskan usulan apakah dicoret atau tidak adalah TAPD bersama Disdik,” sebutnya.

Usai reses, kata Ginta, DPRD akan segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama guru-guru TK dan PAUD yang nanti juga dihadiri Dinas Pendidikan (Disdik) dan instansi terkait.

“Dari aspirasi para guru TK dan PAUD, maka segera kita lakukan RDP,” ucapnya. (lk/tr)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here