Di Festival Tari 2019, Dalmasri Ajak Lestarikan Budaya Melayu

Tanjungpinang

Bintan – Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam mengajak seluruh komponen masyarakat untuk melestarikan nilai budaya Melayu sebagai bagian dari keanekaragaman budaya bangsa.

Banyak cara untuk memperkenalkan budaya Melayu yang salah satunya dengan kegiatan Festival Tari 2019 ini.

“Kegiatan Festival Tari ini bertujuan melestarikan nilai budaya Melayu yang sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat,” ujar Dalmasri saat membuka kegiatan Festival Tari 2019 Tingkat Kabupaten Bintan di Relief Antam Kijang, Sabtu (16/3/2019) malam

Dalmasri mengaku bangga terhadap budaya Melayu yang memiliki nilai kreativitas seperti yang dipertunjukkan dalam tarian Melayu. Sehingga harus dilestarikan dan diperkenalkan ke masyarakat luas.

Sanggar Tuah Pusaka kembali menjurai Festival Tari 2019, dan ini prestasi yang ketiga kalinya diraih. Sebumnya, yakni di tahun 2017 dan tahun 2018, Sanggar Tuah Pusaka juga sebagai juara dalam event tersebut.

“Pemenang Lomba Festival Tari ini akan mewakili Kabupaten Bintan ke Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2019,” ungkap Dalmasri.

Di Festival Tari 2019, Sanggar Tuah Pusaka mengangkat tema: Bukit Kerang Kawal Darat. Arwiyanto, sang koreografer tari seni sukses mengelaborasi tema itu dengan perpaduan musik kreasi Okta Winardi yang menghasilkan sajian tarian yang apik dan energik.

Di setiap titik titik dramatik disampaikan dengan cukup rapi dan detail namun tetap menghibur. Sehingga penonton dibuat terpana saat mengikuti adegan demi adegan dalam pementasan tarian Bukit Kerang. (MCB/TR)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here