Resmikan Pondok Pesantren, Apri: Kita Wujudkan Bintan yang Madani

Tanjungpinang
peresmian pondok pesantren

Bintan – Setiap pemimpin punya impian untuk mewujudkan kemajuan dan kemakmuran bagi daerah dan masyarakatnya. Itu sangat normatif. Namun bagi Apri Sujadi, Bupati Kabupaten Bintan itu, membangun daerah harus komprenhensif, tidak melulu pada ekonomi dan infrastruktur.

Menurutnya pembangunan manusia yang berkualitas dan berakhlak mulia juga sangat penting dalam rangka mewujudkan masyarakat Bintan yang madani dan sejahtera, yang sekaligus menjawab tantangan perubahan zaman ditengah cepatnya arus globlisasi dan teknologi informasi.

Impiannya itu dituangkan dalam visi Kabupaten Bintan 2016-2021: Terwujudnya Kabupaten Bintan yang Madani dan Sejahtera Melalui Pencapaian Bintan Gemilang 2025 (Gerakan Melangkah Maju di Bidang Kelautan, Pariwisata, dan Kebudayaan.

Bupati Apri ingin masyarakat Bintan hidup bermatabat di semua segi kehidupan, dari sosial, kebudayaan, ekonomi dan politik, yang menjungjung nilai-nilai moralitas yang tumbuh di masyarakat.

Sebagai perwujudan visi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bintan bahkan telah membangun berbagai sarana dan prasarana pendukung untuk pembangunan rumah tahfidz, rumah ibadah, TPQ, pondok pesantren dan madrasah.

peresmian pondok pesantren

“Ada juga program Maghrib Mengaji dan 15 Menit Mengaji Sebelum Jam Belajar,” ungkap Bupati Apri saat meresmikan Pondok Pesantren Al Ihsan Bintan, di Jalan. Namling RT.05/RW 02 Desa Toapaya Kec. Toapaya, Selasa (26/3) siang, yang didampingi Ketua TP PKK Bintan Deby Maryanti.

Ia bangga dan memberi apresiasi atas pendirian Pondok Pesantren Al Ikhsan karena karena turut mendukung program-program pemerintah daerah dalam mencetak generasi Bintan yang madani.

Dengan peresmian Pondok Pesantren Al Ihsan ini, sebut Apri,
Kabupaten Bintan kini memiliki 11 Pondok Pesantren, dan 14 Madrasah serta 245 TPQ. Sedangkan di rumah tahfidz, ada sekitar 200-an santri.

“Kita juga konsen memberikan insentif bagi guru ngaji, imam mesjid agar visi misi Bintan Yang Madani dapat tercapai,” ujarnya.

Pembina Yayasan Al Ikhsan,
Zulkifli, S.Pd memaparkan Pondok Pesantren Al Ikhsan dibangun diatas lahan seluas 4 Hektar dan memiliki 11 asrama, sedangkan 5 diantaranya sudah selesai dan dalam waktu dekat ini akan rampung semua.

“Tahap awal saat ini sudah 14 orang santri yang terdaftar dari 20 santri yang kita targetkan. Selain fasilitas mesjid dan asrama, pondok pesantren juga akan dilengkapi. Bahkan kita gratiskan 4 orang santri dari keluarga kurang mampu. Semoga hal ini menjadi keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya. (mcb/tr)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here