Nurdin ke OPD Kepri: Gunakan Anggaran untuk Pembangunan

44
Tanjungpinang

Kepri – Anggaran APBD Kepri yang dialokasikan ke setiap OPD, harus dipergunakan sesuai kepentingan pembangunan. Satu rupiah pun jika digunakan berdasarkan program kerja akan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

“Karna setiap pembangunan yang dilakukan pasti akan memberikan banyak dampak positif seperti menghidupkan roda perekonomian sehingga kesejahteraan masyarakat akan meningkat, ini yang harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Nurdin saat memimpin Rapat OPD di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (1/7).

Nurdin menegaskan, Provinsi Kepri sebagai daerah kepulauan yang dominan laut merupakan aset besar, maka diperlukan konsentrasi bersama untuk membangun kemaritiman yang sekaligus menjadi ikon baru bagi daerah.

“Daerah kepulauan menjadi aset yang harus terus kita kembangkan dengan beragam inovasi baru sehingga menjadi ikon yang dikenal baik secara nasional maupun internasional,” lanjutnya.

Dia berharap OPD Kepri harus benar-benar teliti dalam pembahasan ABPD 2020, karena sudah memakai sistem eplanning dan ebudgeting. “Sehingga perjalanan pembangunan kedepan dapat berjalan baik dan mengurangi kesalahan,” tambah Nurdin.

Sehubungan dengan itu, Sekdaprov H TS Arif Fadillah menghimbau semua OPD agar segera mempersiapkan dokumen terkait APBD-P dan APBD murni 2020. Sebab, minggu depan, akan dilakukan pembahasan bersama dengan Gubernur.

“Diharapkan semua OPD dapat bergerak cepat, kita ikuti alur sesuai jadwal agar tidak terjadi keterlambatan,” ujar Arif.

Turut disinggung agenda peringatan HUT RI tanggal 17 Agustus mendatang yang rencanannya akan digelar di zona A Gurindam 12 (depan gedung daerah). Selain upacara juga akan digelar sejumlah perlombaan seperti lain Jong, Sampan Layar, Ketinting, Boat Pancung, Voli Pantai, Jet Ski, Dragon Race, Dangkong beserta permainan rakyat lainnya.

“Kita lihat permainan rakyat ini perlu dilestarikan agar kembali digemakan seperti dahulu maka mulai tahun ini sampai tahun tahun berikutnya akan rutin kita laksanakan. Hari ini kita akan mulai rapat untuk pembentukan panitia dan koordinator acara,” lanjut Arif.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Biro Pembangunan Aries Fhariandi melaporkan progres realisasi keuangan dan fisik, yakni untuk realisasi keuangan adalah sebesar 32,89 persen dan realisasi fisik adalah sebesar 34,54 persen. Untuk progres lelang terhadap proyek strategis dari jumlah 76 paket, tersisa 31 paket yang belum masuk.

“Terjadi kemajuan yang signifikan berkat kerjasama teman-teman OPD, ini diharapkan terus dilakukan mengingat tahun anggaran telah masuk ke semester kedua,” kata Aries.

Selain itu, Aries juga melaporkan bahwa mulai minggu ini masing-masing OPD akan membuat dokumen pernyataan kinerja beserta lampirannya.

“Maping ini dilakukan agar time schedule yang di rencanakan dapat sesuai, dan dokumen ini akan kami serahkan kepada Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekda agar setiap minggu dapat dikendalikan sesuai target penyelesaiannya,” lanjut Aries.

Terkait arahan Gubernur untuk Pengecatan rumah-rumah di pesisir Pulau Penyengat, Aries melaporkan bahwa saat ini tim Cagar Budaya Batu Sangkar telah tiba dan akan bekerja selama 5 hari di Penyengat, dan diharapkan dalam minggu depan rekomendasi akan keluar terkait mekanismenya akan seperti apa termasuk warna.

“Dari info yang didapat dari tim tersebut kalau untuk warna warni takutnya akan mengubah kekhasan dari sejarah pulau penyengat, tentu nanti akan keluar rekom warna apa yang akan disetujui,” tambah Aries.

Pihaknya sendiri telah mendata jumlah rumah yang ada dipenyengat yakni sebanyak sekitar 700an rumah dan untuk dipesisir yang akan dilakukan pengecatan adalah sebanyak 243 rumah. Pelindo I juga akan di ajak bekerjasama yang direncanakan akan meluncurkan CSR nya ke Penyengat antara lain untuk pelatihan terhadap kelompok sadar wisata, pembuatan MCK, tempat sampah dan pengecatan.

Tinjau Proyek Gurindam 12

Gubernur Nurdin meninjau proyek pembangunan Gurindam 12. Datang bersama Sekdaprov Arif Fadillah, setelah Nurdin menunaikan safari subuh di Masjid Raya Sultan Penyengat. Ke Penyengat, Nurdin naik pompong Nurdin yang menyempatkan berkeliling kawasan laut disekitar proyek tersebut. Bertolak dari area Pelabuhan SBP hingga pesisir Teluk Keriting.

“Kita terus pantau secara rutin sehingga pembangunan dapat sesuai rencana dan jika ada tambahan bisa segera di lakukan, kita juga mencari solusi jika ada kendala,” kata Nurdin.

Nurdin sempat singgah di salah satu dermaga yang baru dibangun. Dia ingin dermaga tersebut diperbesar lagi, agar kapal bisa lebih bajyak lagi berlabuh. Sesuai rencana awal, dermaga tersebut akan dijadikan sebagai sarana pembukaan berbagai perlombaan-perlombaan cabang olah raga air.

Gubernur juga melihat langsung lokasi timbunan pasir disepanjang area tepi laut. Tenpat ini direncanakan pada Zona A untuk kawasan lapangan upacara peringatan hari kemerdekaan, pada 17 agustus mendatang), dan panggung pelaksanaan MTQ.

“Untuk MTQ panggungnya yang permanen Pak Abu (Abu Bakar Kadis PU) sehingga kedepan arena dapat digunakan untuk banyak kegiatan lainnya,” pesan Nurdin.

Tak lupa Nurdin juga mengingatkan agar ruang terbuka hijau lebih dominan agar tidak terlihat gersang, juga untuk posisi tata letak setiap area agar benar-benar indah dipandang baik dari darat maupun dari laut. (hms kepri/tr)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here