Lepas JCH Kloter I Batam ke Tanah Suci, Nurdin: Semoga Jadi Haji Mabrur

102
Tanjungpinang

Kepri – Gubernur Nurdin Basirun melepas keberangkatan Jamaah Calon Haji Kloter I Embarkasi Batam di Aula Arafah Asrama Haji, Batam Center Kota Batam, Sabtu (6/7/2019), pukul 02.00 dinihari. Nurdin berharap para jamaah dapat bersungguh-sungguh melaksanakan ibadah haji di tanah suci, sehingga menjadi haji mabrur sepulangnya ke tanah air.

“Jangan lupa doakan kami dan kami juga mendoakan semoga ibadah yang akan JCH terlaksana dan berjalan dengan baik dan lancar. Walaupun fisik kami tidak ikut, tetapi nama kami, nama provinsi Kepri dan negara Indonesia ada disetiap doa dari seluruh JCH untuk selalu didoakan agar mendapat keberkahan dan dijauhkan dari musibah maupun bencana serta dikuatkannya Persatuan dan Kesatuan demi Kemajuan Indonesia,” pesan Nurdin saat melepas para JCH.

Hadir Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI H Ace Hasan Syadzily, Anggota Komisi VIII DPR RI diantaranya H Ahmad Yudhi Wahyudi dan H Sofwatillah Mohzaib, Staf Ahli Menteri Kesehatan dr Robert Johan Patiselano, Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah. Tampak juga Kepala Kanwil Kemenag Prov. Kepri H Mukhlisuddin, Bupati Lingga Alias Wello, Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad, Wakil Bupati Anambas Wan Zulhendra dan Tokoh Masyarakat Kepri Huzrin Hood.

JCH Kloter I Batam adalah JCH dari Provinsi Kepulauan Riau yang berjumlah 448 orang. Mereka berasal dari Kabupaten Natuna sebanyak 111 orang, Lingga 45 orang, Anambas 31 orang, dan Batam 256 orang, berasam 5 orang petugas kloter.

Sedangkan seluruh Jamaah Calon Haji yang berangkat dari Embarkasi Batam 1440 H/ 2019 M berjumlah 13.045 orang. Terdiri dari 12.900 orang JCH dan 145 petugas kloter, yang bertugas di 29 Kloter.

Nurdin juga berpesan agar seluruh JCH selalu mendengarkan arahan dari Ketua Tim Kloter I Embarkasi Batam, menjaga kekompakan dan kebersamaan. Nurdin mengingatkan bahwa cuaca di tanah suci adalah musim panas dengan temperatur mencapai 48-50 derajat celcius.

Sementara Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mengatakan, seluruh JCH merupakan orang-orang pilihan yang akan menjadi tamu Allah untuk melaksanakan Rukun Islam yang kelima. Dia berharap semgoga para JCH menjadi haji yang mabrur. Menurut Ace, daftar tunggu Jamaah Haji Indonesia berada diangka rata-rata 18 tahun sd 20 tahun, dan di Sulawesi Selatan mencapai 40 tahun.

“Untuk kuota Jamaah Haji Indonesia pada tahun ini sebanyak 221 ribu orang dan mendapat tambahan kuota sebanyak 10 ribu,” kata Ace.

Staf Ahli Menkes Robert Johan Patiselano mengucap syukur karena seluruh JCH sudah mendapat pelayanan kesehatan dan pemahaman kesehatan selama melaksanakan ibadah Haji yang nantinya terus mendapat pendamping tenaga kesehatan. Johan juga mengingatkan suhu saat ini di tanah suci yang cukup panas dikisaran 48 – 50 derajat Celcius

“Jaga kondisi kesehatan. Jangan melakukan aktifitas fisik yang tidak ada kaitannya dengan ibadah Haji. Istirahat yang cukup, makan yang bergizi dan sesuai jadwal serta perbanyak minum air mineral,” kata Johan menyampaikan pesan Menteri Kesehatan. (hms kepri/tr)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here