Tidak Hanya Berperang, Prajurit TNI AL juga Dibekali Pengetahuan Hukum dan HAM

159
Tanjungpinang

Tanjungpinang – TNI AL merupakan kekuatan terdepan dalam wilayah kemaritiman Indonesia. Untuk itu, seluruh prajuritnya dituntut pengetahuan hukum Humaniter Internasional dan HAM, yang berlaku dalam operasi militer, sehingga sasaran dari setiap kegiatan oeprasional dapat tercapai dengan maksimal.

Demikian penegasan Kepala Dinas Hukum TNI Angkatan Laut (Kadiskumal) Laksamana Pertama Kresno Buntoro, S.H., LL.M., Phd, saat membuka acara: Diseminasi Hukum Humaniter Internasional dan Hak Asasi Manusia (HAM) TA 2019, di GSG Yos Sudarso Markas Komando (Mako) Lantamal IV Jl. Yos Sudarso No 1, Batu Hitam Tanjungpinang Kepulauan Riau, pada Rabu (10/7/2019).

Kresno Buntoro mengatakan,
TNI AL saat ini dihadapkan oleh tugas strategis, yang harus bergelut dengan situasi dinamika perkembangan yang kompleks. Hal itu menjadi tantangan bag prajurit TNI AL khususnya para perwira dilingkungan Lantamal IV Tajungpinang. Oleh karena itu, prajurit harus paham tentang hukum Humaniter Internasional dan HAM yang berlaku dalam operasi militer.

“Tentunya kegiatan ini sangatlah relevan apabila dijajarkan dengan pelaksanaan tugas dimasa sekarang dan masa yang akan datang,” jelas Kadiskumal.

Kepada peserta Diseminasi Hukum Humaniter Internasional dan Ham TA 2019 di Lantamal IV, Kresno berpesan agar memanfaatkan moment tersebut semaksimal mungkin.

“Perhatikan dan cermati secara seksama apa yang disampaikan sehingga akan menjadi sesuatu yang berguna untuk diri kita dan organisasi,” ujarnya.

Diseminasi Hukum Humaniter Internasional dan Ham TA 2019 yang dilaksanakan selama dua hari, dari tanggal 10-11 Juli 2019. Ada enam materi yang dipaparkan terkait Hukum Humaniter Internasional dan HAM, yakni :

1.Netralitas dan San Remo Manual. Pembicara : Laksma TNI Kresno Buntoro, S.H., LL.M,. Ph.D. (Kadiskumal)

2.Prinsip-prinsip Hukum Humaniter, Alat dan Cara Berperang. Pembicara: Brigjend TNI (Purn) M. Natsri, S.H., LL.M (ICRC)

3.Tanggung Jawab Komando. Pembicara: Kolonel Laut (KH) Priyambodo, S.H. (Kasubdis Kumlater Diskumal)

4.Pengenalan ICRC, pembicara: Ibu Dini (ICRC)

5.Materi : HAM Dalam Operasi Militer, pembicara : Brigjend TNI (Purn) M. Natsri, S.H.,LL.M (ICRC)

6.Perlindungan Orang dan Objek Sipil serta Hors de Combat. Pembicara: Letkol Laut (KH) R. Deni Nugraha. R, S.H., M.H., M.M., M.Tr. Hanla (KasiKumter Diskumal)

Kegiatan diikuti 30 perserta, dari Satuan Kerja (Satker) Mako Lantamal IV(Pomaal, Yonmarhanlan IV dan Stafops Lantamal IV), Unsur Kapal Perang RI ( KRI) dibawah jajaran Satrol Lantyamal IV, Lanal-Lanal dibawah jajaran Lantamal IV, Posal-posal dibawah jajaran Lantamal IV.

Acara dihadiri Wadanlantamal IV, Para Pejabat Utama Mako Lantamal IV, Kolonel Laut (KH) Priyambodo, S.H., Kasubdis Kumlater Diskumal, Letkol Laut (KH) R. Deni Nugraha Ramdani, S.H., M.H., M.M., M.Tr. Hanla Kasi Kumter Diskumal, Brigadir Jendral TNI (Purn) M. Natsri, S.H., LL.M dari ICRC, Ibu Dini dari ICRC, para Kepala Dinas Lantamal IV, para Kepala Satuan Kerja Lantamal IV. (Dispen Lantamal IV/tr).

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here