Aksi Apri Terobos Hutan untuk Padamkan Api

13
Tanjungpinang

Bintan – Bupati Bintan Apri Sujadi pada Minggu malam, (18/8) sekitar pukul 19.50 WIB langsung turun ke lokasi kebakaran hutan di Kampung Karang Rejo Kelurahan Kawal Kecamatan Gunung Kijang. Dari pantauan di lapangan, terlihat Pasukan Pemadam dengan mobil unit Damkar telah berada di lokasi. Kepolisian setempat bersama masyarakat pun bahu-membahu membantu memadamkan api yang hampir saja menghanguskan kebun salah satu warga.

Bupati Apri yang turun ke lokasi langsung menemui para petugas perihal kronologis kebakaran. Tak tanggung-tanggung, Apri bersama petugas langsung menerobos rimbunan hutan menuju titik api.

Butuh waktu cukup lama untuk menjinakkan si jago merah. Lokasi kebakaran yang berada dekat dengan pemukiman warga, tidak mempunyai cukup akses jalan untuk dilewati mobil pemadam. Beruntung ada kendaraan pengangkut air milik salah satu PT perkebunan di wilayah sekitar yang mampu menembus masuk mendekati titik api.

“Sore ada informasi kebakaran, tetapi sudah dijinakkan. Ba’da Maghrib saya dapat info lagi apinya kembali membesar dan hampir merambat ke pemukiman warga. Saya ingin langsung turun, dan bersama seluruh petugas memastikan kebakaran bisa dihentikan” ungkap Apri saat ditemui setelah seluruh titik api berhasil dipadamkan.

Tak berhenti di situ, Apri kemudian menghubungi personil yang sedang bertugas di Kecamatan Teluk Sebong yang ternyata juga sedang terjadi kebakaran hutan. Dari informasi yang dihimpun, amukkan si jago merah di wilayah tersebut juga telah berhasil dipadamkan.

Menindaklanjuti kebakaran hutan yang belakangan ini kian marak terjadi. Apri memanggil Camat setempat untuk mengumpulkan Tokoh Masyarakat dan seluruh Perusahaan maupun pihak swasta. Dirinya berinisiatif agar semua pihak swasta yang memiliki kendaraan pengangkut air bisa disiagakan untuk membantu jikalau kembali terjadi musibah kebakaran.

“Tadi sudah disampaikan, kita usahakan besok atau paling lambat lusa bisa bertemu dengan Tokoh Masyarakat dan pihak swasta yang ada di sini. Harapannya, pihak swasta yang punya lori air bisa disiagakan juga. Seperti tadi kan jadi memakan waktu, mobil Damkar selesai nyemprot keluar lagi ngambil air. Kalau ada kendaraan yang bisa mengangkut air disiagakan, kan lebih efesien waktu. Bomba gak perlu bolak-balik lagi” paparnya.

Bupati Apri juga dengan tegas mengatakan jangan lagi ada yang menganggap kebakaran hutan ini sebagai perihal kecil. Ia meminta masyarakat dapat bersama-sama memantau dan menindak tegas jika ada yang dengan sengaja membakar lahan.

“Dengan Aparat Kepolisian tentu kita akan terus pantau. Masyarakat juga kami minta turut serta. Tindak semua sesuai hukum yang berlaku. Banyak dugaan penyebab kebakaran, namun indikasi yang ada harus terus kita awasi” tutupnya. (mcb/tr)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here