Pemkab Bintan Gandeng KOPAN Berantas Narkoba hingga Pelosok Desa

41
Tanjungpinang

Bintan – Narkoba adalah musuh negara, musuh bersama karena sangat merusak bagi generasi penerus bangsa ini. Oleh sebab itu, narkoba dan peredarannya harus diberantas hingga ke akar-akarnya.

Kesadaran akan bahaya narkoba menjadi perhatian para pemuda dan pemudi di Kabupaten Bintan. Maka untuk membentengi para kaumnya sebagai generasi bangsa dan generesai pembangunan di daerahnya, lalu dibentuklah sebuah organisasi yang menggaungkan pemberantasan narkoba hingga ke desa-desa di wilayah Kabupaten Bintan.

Yaitu Kelompok Pemuda Anti Narkoba, disingkat KOPAN yang diinisiasi oleh Gema Desantara dan Kemenpora RI. Kehadiran KOPAN disambut baik oleh Pemkab Bintan dan aparata penegak hukum serta instansi terkait lainnya, untuk menjadi mitra dalam pemberantasan narkoba di daerah itu.

Pada Senin (26/8/2019), para kader KOPAN telah mengikuti kegiatan pembekalan dalam Pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba yang diselenggarakan oleh Kemenpora RI dan Gema Desantara di Gedung Lembaga Adat Melayu Bintan. Kegiatan tersebut juga dihadiri kepala OPD Bintan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat Desa (PMD) Bintan Ronny Kartika mengapresiasi kehadiran KOPAN) di Kabupapen Bintan. Menurutnya KOPAN sangat strategis sebagai mitra Pemerintah dan aparat penegak hukum.

“Kita akan libatkan teman-teman kader ini untuk membersihkan desa-desa kita dari Narkoba. Kita akan buat ini secara berkesinambungan, karena Narkoba pasti tidak akan pernah berhenti, kalo mereka gencar, kita tidak boleh kalah langkah”, ujarnya.

Ronny mengatakan pihaknya telah melaunching Desa Bersinar di Desa Berakit, sebagai upaya gerakan anti narkoba di pelosok desa. Karena letak strategis Berakit yang berbatasan langsung dengan Malaysia sering dijadikan tempat berlabuh masuknya paket pengiriman narkoba.

“Ini akan terus kami kembangkan sebagai bentuk perhatian kita bersama, para pegiat desa terus kita bina agar masyarakat desa semakin waspada, ini instruksi Pak Bupati yang pasti akan kita laksanakan dengan baik,” katanya

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Bintan Karya Harmawan menggeloakan perang terhadap narkoba. Semua elemen pemerintahan dan organisasi kemasyarakatan harus dikonsolidasikan untuk memberantas Narkoba. “Narkoba bukan dikurangi, tapi harus diberantas hingga ke akar-akarnya, semua elemen kita konsolidasikan karena dalam menangani narkoba tidak boleh main-main,” katanya.

Menurutnya melalui Tim Fasilitasi P4GN, dimana Kesbangpol selaku stakeholder terus menggencarkan kewaspadaan dini masyarakat terhadap bahaya narkoba. Dia menegaskan tidak hanya mencanangkan Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar), tapi Bintan harus jadi Kabupaten Bersinar (Bersih Narkoba). “Bintan harus jadi Kabupaten Bersinar, bukan hanya Desa Bersinar (Bersih Narkoba), komitmen ini harus dipegang teguh,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator KOPAN Bintan, Pandi Ahmad mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. “Kami akan secara intens mengorganisir SDM pemuda sebagai bagian dalam upaya penanggulangan Narkoba di Bintan,” uajr Pandi penuh semangat.

Ia mengatakan akan memfokuskan sosialisasi dan edukasi anti narkoba kepada kalangan pelajar di desa-desa “Dispora Bintan sudah merencanakan untuk masif sosialisasi anti narkoba ke kalangan pelajar, bersama dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa,” ujarnya.

Kabid Pemuda Dispora Bintan, Asnaini membenarkan pihaknya telah merencanakan sosialisasi ke kalangan pelajar. Asnaini berharap Kader-kader KOPAN dapat mendukung kegiatan Dispora dalam pencegahan narkoba masuk ke kalangan pelajar.

“Pandi ini salah satu tokoh pemuda, yang kita harapkan partisipasinya untuk mendukung kegiatan-kegiatan kami, terutama soal narkoba,” ia berharap.

Wakil Ketua DPRD Bintan Hasriawady memastikan program penanggulangan bahaya narkoba masuk dalam Rencana Kegiatan di beberapa Dinas terkait pada anggaran tahun depan (2020). “Alhamdulillah saya masih terpilih untuk DPRD periode berikutnya, saya akan mengawal dan memastikan program narkoba ini untuk tahun depan, sekarang sedang pembahasan (anggaran) di Dewan,” ungkap Bang Gentong, sapaan akrab Hasriawady, di depan peserta pelatihan.

Bang Gentong yang pernah menjadi pengguna narkoba ini bahkan menyatakan komitmennya untuk perang melawan narkoba. “Saya ini mantan pengguna, teman-teman saya sudah ada yang meninggal, ada yang masuk jeruji besi, karena narkoba. Alhamdulillah Tuhan masih sayang, saya bisa kembali bebas dari Narkoba,” ucapnya.

“Karena itu tanggung jawab saya adalah menjaga kalian-kalian ini jangan sampai terjerumus barang haram narkoba. Saya sudah mengalami, jangan sampai kalian terjerumus, karena kalau sudah terjerumus, belum tentu bisa kembali seperti saya,” pungkasnya.

Ketua Umum Dewan Koordinator Nasional Gema Desantara Jaelani berharap para peserta pelatihan dapat berperan aktif dan masif dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungannya. “Sehingga ke depan Bintan menjadi wilayah yang bersih dari narkotika dan pemudanya pun dapat terus berkarya untuk kemajuan daerahnya,” pesannya. (rls/tr)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here