Rahma Ajak Semua Pihak Jaga Kesehatan Lingkungan dari Limbah B3

76
Tanjungpinang

Tanjungpinang – Kesehatan lingkungan harus tetap dijaga agar manusia disekitarnya dapat hidup sehat. Saat ini bekas obat-obatan dari rumah tangga yang dibuang sembarangan menjadi masalah, padahal merupakan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dapat mengancam kesehatan.

Wakil Walikota Tanjungpinang Rahma melihat limbah B3 yang bersumber dari rumah tangga perlu penanganan serius sebelum menimbulkan dampak terhadap kesehatan lingkungan.

Mengingat belum ada solusi dalam penanganannya, Rahma meminta kepedulian semua pihak untuk mengawasinya. Pihak terkait, seperti POM bersama para medis dapat memberi pemahaman kepada masyarakat atas bahaya limbah obat-obatan tersebut.

Dia berharap masyarakat diberdayakan (public awareness) dalam penanggulangan limbah B3 rumah tangga, misalnya, lanjut Rahma, dengan memberi penjelasan kepada warga bagaimana cara untuk memusnahkan obat-obatan kedaluwarsa atau yang rusak secara tepat tanpa menimbulkan dampak kesehatan terhadap manusia maupun lingkungan.

“Badan POM bersama para Apoteker di Tanjungpinang diharapkan dapat memberikan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat tentang Obat-obatan,” kata Rahma saat membuka acara Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat-obatan, di Hotel CK tanjungpinang, Jumat(6/8/2019) kemarin.

Kegiatan ini diselenggarakan Badan POM Kota Tanjungpinang, sebagai bentuk refleksi sinergitas Badan POM dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam upaya mengatasi permasalahan kesehatan lingkungan dari limbah B3 rumah tangga.

Sebagaimana diketahui, hingga saat ini belum ada solusi penanganan limbah B3 yang berasal dari rumah tangga, sehingga menjadi metamorfosa Badan POM untuk terus menunjukkan eksistensinya ditengah-tengah masyarakat.

“Pemerintah Kota Tanjungpinang sangat mendukung Aksi ini agar Badan POM bersama para stakeholder yang ada dapat memberikan pengawasan yang maksimal terhadap peredaran obat di masyarakat,” ujar Rahma.

Selain pengawasan limbah B3, Rahma berharap Badan POM bersama para Apoteker juga melakukan pengawasan secara ketat terkait peredaran obat-obatan ilegal dan kedaluwarsa. Ini untuk melindungi masyarakat dari peredaran obat-obatan yang membahayakan kesehatan.

“Masyarakat harus diberi informasi dan pengetahuan tentang Obat-obatan. Ini agar masyarakat tidak salah konsumsi obat-obatan,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Loka POM Kota Tanjungpinang Mardianto, S. Farm, Apt menjelaskan bahwa kegiatan ini diadakan sesuai pencanangan dari Presiden RI Joko Widodo untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Badan POM turut merangkul para Apoteker yang ada untuk dapat memberantas peredaran obat ilegal dan kedaluwarsa,” katanya.

Sebanyak 65 Apoteker yang berada di Tanjungpinang dan Bintan, turut hadir dalam kegiatan tersebut. (hms/tr)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here