Upacara Peringatan Hari Guru yang Disejalankan dengan HUT Korpri dan PGRI

Tanjungpinang
Walikota Syahrul memberi hormat saat menjadi irup di hari guru dan hut korpri dan pgri

Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang Syahrul menjadi inspektur upacara peringatan Hari Guru Nasional tahun 2019 yang disejalankan dengan HUT ke-48 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dan HUT PGRI ke-74 tahun, di Halaman Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Jumat (29/11).

Hari Guru Nasional jatuh pada tanggal 25 November yang ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994.

Walikota Syahrul menyampaikan sambutan di hari guru, hut korpri dan pgri

Dalam sambutannya, Wali Kota Syahrul menaruh harapan agar Korpri dan PGRI mampu bertransformasi dan menjadi bagian integral dari pemerintahan yang terus menjaga kode etik dan standar profesi. Ia juga berharap Korpri dan PGRI mewujudkan jiwa korps pemersatu bangsa dan negara sebagai agen perekat kebhinekaan.

“Dalam momentum peringatan ini kita harapkan Korpri dan PGRI tumbuh berkembang menjadi organisasi yang terus berinovasi sesuai perkembangan yang melayani dengan semangat dengan jiwa Pancasila,” ujarnya.

Syahrul menyalami asn Pemko Tanjungpinang usai upacara hari guru, hut korpri dan pgri

Wali Kota Syahrul menajutkan, ditengah kemajuan zaman sering perkembangan teknologi canggih serta persaingan terbuka yang ketat semakin memberikan tantangan berat yang membutuhkan ke sungguhan dalam bekerja dan berkarya.

Untuk meraih sukses, ia meminta para guru memanfaatkan sebaik mungkin perkembangan teknologi global dalam upaya menciptakan terobosan baru dalam memajukan dunia pendidikan Tanjungpinang.

Sesama asn Pemko Tanjungpinang usai upacara hari guru, hut korpri dan pgri

“Menjadi seorang guru merupakan profesi mulia, oleh karena itu guru harus menjadi teladan dan harus bisa menghargai perbedaan, karena anak memiliki kebutuhan yang berbeda juga. Ajaklah anak-anak didik untuk berdiskusi, dengarkan apa aspirasi mereka serta temukan bakat dan minat dalam diri anak yang kurang percaya diri, dengan demikian kepercayaan anak terhadap guru akan menciptakan suasana yang harmonis di rumah besar bernama sekolah,” papar Syahrul yang juga pernah menjabat Ketua PGRI Kota Tanjungpinang, sebelum menjadi walikota.

Walikota Syahrul salam kompak dengan pengurus korpri

Ia mengatakan sebagai korps profesi, Korpri dan PGRI juga mempunyai tanggungjawab untuk mampu mempererat solidaritas diinternal organisasi.

Walikota Syahrul foto bersama asn pemko tanjungpinang

“Kualiatas guru harus ditingkatkan terus dan dorong kembangkan kompetensi SDM agar menjadi guru yang profesional. Jaga tetap netralitas organisasi dan tempatkan tugas sebagai pendidik diatas kepentingan pribadi,” pesan Syahrul. (Rls/tr)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here