Sambangi Warung Kopi di Kijang, Apri Pertegas Kebijakan ‘Take Away’

Tanjungpinang
Apri dan kapolres bintan memberi arahan kepada pemilik warung kopi

Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan telah mengeluarkan kebijakan operasional kegiatan usaha terkait protokol penanganan covid-19, untuk dipatuhi para pedagang maupun pemilik usaha.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kegiatan usaha seperti rumah makan, restoran hingga warung kopi. Tempat-tempat tersebut, terlebih warung kopi memang selama ini selalu ramai karena untuk tempat ngumpul, ngobrol dan nyantai sambil ngopi.

Bupati apri turun langsung ke lapangan untuk memberi pengarahan tentang operasional warung kopi

Sementara dalam protokol penanganan Covid-19, dengan tegas melarang banyak orang berkumpul, karena di tempat kerumunan sangat berisiko tinggi terjadinya penularan virus corona.

Itu sebabnya, Bupati Apri Sujadi mengeluarkan “warning’ agar pemilik warung kopi menerapkan pelayanan sistim ‘take away’ atau beli bungkus untuk dibawa pulang. Artinya warung kopi tidak diperbolehkan lagi menyediakan kursi dan meja bagi pelanggan di tempat jualannya.

“Kita melihat masih banyak warung-warung kedai kopi yang buka dimana ada banyak warga yang berkumpul. Kita mengingatkan kembali dan mempertegas pemberlakuan sistem take away (beli bungkus),” tegas Apri saat meninjau sejumlah warung kopi di Kijang, Bintan, Senin (6/4/2020) malam.

Apri dan kapolres bintan saat menyambangi warung kopi di.kijang

Saat itu Apri turun bersama Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono, dan anggota Gugus Tugas Covid-19 Bintan. Kepada pemilik warung, Apri mempersilahkan untuk tetap buka, tapi ia minta untuk mematuhi ketentuan pemerintah terkait protokol penanganan covid-19.

Yaitu melayani sistim ‘take away’ atau beli bungkus. Karena kebijakan take away ini dapat menghindari kerumunan orang atau berkumpulnya banyak orang di warung kopi.

Bupati Bintan didampingi Kapolres beri pengarahan ke pedagang dan pelanggan warung kopi

Kepada khalayak ramai, Apri juga mengingatkan agar tidak main-main dengan virus corona atau Coronavirus Disease (COVID-19). Karena penyebaran virus mematikan ini begitu cepat dan tidak akan dapat dicegah tanpa kerjasama yang solid antara pemerintah dengan masyarakat.

Menurutnya apapun bentuk langkah antisipasi yang dilakukan pemerintah, jika tidak diikuti oleh masyarakat, maka hasilnya juga akan sia-sia.

“(Jadi) kita mempersilahkan warung kopi dibuka. Tapi, warung kopi hanya boleh melayani pelanggan secara¬†take away¬†atau bungkus untuk dibawa pulang,” Apri kembali mengingatkan.

Bupati apri dan kapolres bintan bersama jajaran satpol pp bintan mensosialisasikan operasional warung di masa pandemi

“Tentunya kita sama-sama berdo’a semoga wabah Corona cepat hilang dan suasana bisa berjalan seperti biasa,” tutupnya. (Mcb/tr).

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here