Cegah Covid-19, DPRD Kepri Minta BUMN Salurkan Dana CSR Lewat Pemprov

Tanjungpinang
Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak saat rapat teleconference

Tanjungpinang – Penyebaran Covid-19 terus merebak di tanah air, termasuk provinsi Kepri, bahkan telah menginfeksi 4 dari 7 kabupaten/kota. DPRD Kepri berharap semua pihak terlibat memerangi virus mematikan itu.

Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak mengatakan harus ada komitmen bersama untuk melawan virus corona. Jumaga pun mengajak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di wilayah provinsi Kepri untuk terlibat langsung dalam pencegahan Covid-19.

Menurut Jumaga, bantuan dari pihak BUMN bisa dilakukan dengan penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) lewat satu pintu ke Pemerintah Provinsi Kepri.

Dengan cara itu, Jumaga yakin penyaluran CSR akan lebih tepat sasaran karena dikoordinasikan lewat satu pintu dan juga dalam waktu yang tepat, dimana masyarakat sangat membutuhkan ditengah musibah pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut, tak luput Jumaga juga mengucapkan terimakasih kepada BUMN yang sebelumnya telah menyalurkan CSR untuk membantu penanganan Covid-19, di Kepri.

Adapun bantuan yang didistribusikan berupa pengadaan pengadaan alat pelindung diri (APD), dan pembagian sembako ke masyarakat.

“Kami ucapakan terimakasih kepada BUMN karena (sebelumnya) telah menyalurkan dana CSR dalam bentuk alat pelindung diri atau APD, serta pemberian bantuan sembako kepada warga,” kata Jumaga saat rapat koordinasi bersama pihak BUMN terkait percepatan penanganan covid19, melalui teleconference, pada Rabu (15/4/2020).

Di rapat teleconference itu, turut hadir Lis Darmansyah, ketua Fraksi PDIP di DPRD Kepri, yang berasal dari dapil Tanjungpinang, dan Bobby Jayanto, anggota Fraksi Nasdem yang juga dari Dapil Tanjungpinang.

Plt. Gubernur Kepri Isdianto serta pihak pimpinan maupun perwakilan BUMN turut mengikuti kegiatan rapat teleconference tersebut.

Selanjutnya Jumaga menyampaikan harapan DPRD Kepri, agar penyaluran dana CSR ke depan ini dapat dikoordinasikan sehingga dapat terlaksana lewat satu pintu melalui Pemprov Kepri selaku Gugus Tugas Penanganan Covid-19, di wilayah provinsi Kepri

Ia mengatakan karena dampak covid-19 sudah meluas, pihak BUMN diminta dapat memperbesar alokasi dana CSR. Karena, menurutnya, jika hanya mengandalkan keuangan anggaran Pemprov Kepri, jelas tidak akan mampu untuk mengcover masyarakat terdampak covid.

“Kami sangat berharap sekali, atas nama Pemerintahan Provinsi Kepri, kami memohon agar pihak BUMN dapat menaikkan alikasi dana CSR untuk penanggulangan Covid-19, yang nanti dapat digunakan untuk pengadaan alat kesehatan dan penyaluran sembako, bagi warga,” tutur Jumaga Nadeak.

Sementara itu, Gubernur Kepri Isdianto sangat mendukung keinginan DPRD Kepri, agar dana CSR disalurkan satu pintu melalui Pempro Kepri. Ia mengatakan saat ini dampak virus Corona sudah mengkhawatirkan yang juga berimbas ke perekonomian masyarkat.

Oleh karena itu, kata Isdianto, Pemprov Kepri selalu terbuka untuk dapat berkolaborasi dengan semua pihak untuk bersatu padu dalam upaya pencegahan Covid-19.

“Seperti disampaikan Ketua DPRD Kepri tadi, kami juga sangat berharap adanya bantuan pihak BUMN, agar dana CSR dapat disalurkan melalui Pemprov Kepri. Tujuannya yaitu agar penerima bantuan tersebut lebih tepat sasaran,” kata Isdianto.

Isdianto melanjutkan, saat ini Pemprov Kepri sedang menyusun data riil terkait jumlah warga yang terdampak virus Corona. Sehingga dengan data tersebut, selanjutnya Pemprov Kepri dapat menyusun kelompok warga yang menjadi prioritas dibantu.

Menjawab harapan DPRD dan Pemprov Kepri, Manager Comm, Rel & CSR Pertamina MOR I, Roby Hervindo menyebutkan bahwa BUMN juga telah membentuk Satgas Peduli Covid-19. Roby sendiri ditunjuk sebagai koordinator untuk wilayah provinsi Kepri.

Roby juga memaparkan berbagai kegiatan yang telah dilakukan sejak pandemi Covid-19 masuk Indonesia. Antara lain, penyaluran bantuan peralatan medis ke rumah sakit rujukan Covid-19, pembagian sembako dan masker.

Dia juga menyebutkan dana CSR dari SKK Migas, yang sudah disalurkan dalam bentuk pengadaan APD. Menyinggung pembagian sembako, SKK Migas berenjanji untuk merealisasikannya melalui penyesuaian anggaran CSR.

“Kami BUMN pada prinsipnya, siap berkontribusi membantu Pemprov Kepri dalam memerangi wabah Corona melalui dana CSR ini,” ucap Roby.

Ditempat terpisah, Plt Dirut PLN Batam, Awaluddin Hamid menjamin pasokan listrik di Batam selama masa tanggap darurat ini aman dan tangguh. Selain itu, PLN Batam juga telah menyalurkan handsanitizer serta menginvestasikan Rp2miliar untuk RS Galang. (rls)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here