Lowongan Kerja Besar-besaran di Bintan, PT. BAI Butuh 20 Ribu Tenaga Kerja

Tanjungpinang

    Kadisnaker bintan

Bintan – Kabar gembira bagi masyarakat Bintan khususnya, provinsi Kepri umumnya, sebuah perusahaan besar yang bergerak di bidang pengelolaan tambang bauksit membuka lowonagan kerja besar-besaran.

Perusahaan perseroan berenama PT. Bintan Alumina Indonesia (BAI) yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Galang Batang, Bintan itu membutuhkan stidaknya 20 ribu tenga kerja untuk dipekerjakan di perusaan tersebut.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bintan Indra Hidayat membenarkan kabar baik itu. Indra mengatakan, PT. BAI di tahun 2020 akan membuka lowong kerja, karena perusahaan itu sangat membutuhkan banyak karyawan.

“Penerimaan Karyawan di PT. BAI merupakan komitment pemerintah Kabupaten Bintan untuk masyarakat. Tapi penerimaan karyawan akan dilakukan secara bertahap. Hal itu akan terealisasi setelah PT BAI sudah resmi beroperasi,” papar Indra, di Bintan, Senin (8/6/2020).

Dia mengatakan jika perusahaan PT. BAI segera beroperasi tentu akan menyerap setidaknya 20 ribu tenaga kerja di perusahaan yang berada di kawasan ekonomi khusus itu.

Terkait spesifikasi penerimaan karyawan di PT. BAI, Indra menyebutkan sejauh ini pihaknya belum juga menerima informasinya.

Namun menurutnya berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak antara Pemkab Bintan dan PT. BAI yang tertuang dalam MoU, nantinya segala akan disampaikan ke Pemkab Bintan, sebelum rekrutmen tenaga kerja dibuka resmi.

“Soal spesifikasi keahlian karyawaan yang diterima, kita belum tau seperti apa, karena belum mendapat penjelasan dari perusahaan,” katanya.

“Tapi akan diberitahukan juga nanti, apa persyaratan yang harus dipenuhi calon karyawan dan posisi apa saja yang lowong,” ujarnya.

Indra mengatakan pihaknya juga akan memberikan pelatihan kepada selurih calon karyawan berdasarkan bidang kerja yang dibutuhkan.

Menurutnya jumlah tenaga kerja yang saat ini bekerja di PT. BAI sudah mencapai 2.500 orang. Sementara 20 persen dari jumlah karyawan tersebut berasal dari kabupaten Bintan.

Para pekerja banyak yang bekerka sebagai buruh bangunan. Dari 2.500 karyawanyang terserap, sekitar 500 orang dari Bintan, sisanya berasal dari luar daerah seperti pulau Jawa. (***)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here