Bobby Jayanto Minta Tempat Usaha Dibuka Kembali dengan Mematuhi Protokol Kesehatan

Tanjungpinang
Ketua Komisi DPRD Kepri Bobby Jayanto yang juga Ketua Nasdem Tanjungpinang

Tanjungpinang – Ketua Komisi I DPRD Kepri Bobby Jayanto mengimbau pelaku usaha di kota Tanjungpianng untuk dapat memulai aktivitas usahanya menyusul pencabutan maklumat Kapolri tentang larangan berkerumun dalam mendukung penerapan new normal oleh pemerintah pusat. Namun Bobby mengingatkan agar pelaku usaha tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kegiatan usaha yang diharapkan dapat segera buka, adalah seperti usaha kuliner, restoran dan kedai kopi. Menurut Bobby dengan pembukaan usaha-usaha tersebut, selain menggairahkan kembali perekonomian masyarakat, juga untuk penyerapan tenaga kerja dan penerimaan PAD Tanjungpinang.

“Saya ingin sampaikan kepada pelaku usaha khususnya usaha kuliner, restoran, kedai kopi, agar bisa memulai usahanya dengan baik, ini karena pertimbangan untuk perputaran ekonomi di kota Tanjungpinang, agar masyarakat juga pekerja bisa kembali bekerja dan ekonomi bisa bergerak sehingga bisa menciptakan PAD,” kata Bobby Jayanto yang juga Ketua Partai Nasdem Tanjungpinang itu, Selasa (30/6/2020).

Himbauan agar tempat-tempat usaha buka kembali, kata Bobby, seiring pencabutan maklumat Kapolri terkait larangan berkerumun dalam upaya pencegahan virus Corona (COVID-19). “Ini seiring pencabutan himbauan dari Kapolri, nah tentunya kita sangat gembira namun, saya juga mengimbau kepada seluruh pelaku usaha yang ada di kota Tanjungpinang agar buka usaha tentu harus diperhatikan protokol kesehatan yang telah ditentukan”.

Sebagaimana diketahui, Kapolri Jenderal Idham Azis telah mencabut Maklumat Kapolri Nomor MAK/2/III/2020. Pencabutan maklumat ini sekaligus untuk mendukung kebijakan adaptasi kebiasaan baru atau new normal.

Bobby menambahkan menjalankan protokol kesehatan adalah untuk kebaikan bersama. Untuk itu, ia meminta agar pelaku usaha yang sudah membuka usahanya untuk dapat membatasi tempat duduk bagi pembeli atau pelanggannya. Setidaknya setengah dari kapasitas jumlah tempat duduk saat normal dulu atau sebelum adanya Covid-19.

“Misalnya (jika) tempat duduk di restoran ada 200 ya, mereka kalau bisa terima 100 orang, separohnya lah,” katanya menjelaskan.

Selain itu, setiap tamu yang datang harus dilakukan pengecekan suhu tubuh dengan alat thermogun (alat pengukur suhu tubuh), tamu diwajibkan pakai masker dan cuci tangan saat di pintu masuk. Tetap jaga jarak dan selalu memperhatikan jarak tempat duduk tamu.

“Terus tentu harus disiapkan thermogun waktu (tamu) mau masuk, cuci tangan, pelanggannya juga pakai masker, duduknya juga sosial distancing tidak boleh dekat dekatan,” katanya. Pelaku usaha atau pelayan juga wajib pakai masker dan cuci tangan sesering mungkin, serta berlaku sopan, berpakaian rapi, bersih dan pakai sarung tangan.

Sedangkan terkait penyajian makanan, ia menyarankan agar dilakukan secara hidangan langsung ke meja tamu, dan sedapat mungkin menghindari penyajian secara prasmanan. “Karna prasmanan melibatkan orang banyak dan banyak tangan sehingga dikuatirkan juga terjadi hal hal yang kita tidak inginkan,” ujarnya.

Bobby juga mengaku sangat bergembira dengan status kota Tanjungpinang yang saat ini sudah masuk zona hijau Covid-19. Menurutnya hal tersebut menunjukkan kesadaran dan kepatuhan yang sangat tinggi dari masyarakat dalam upaya pencegahan virus.

Namun demikian dia berharap agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan dalam kenormalan hidup baru atau yang disebut new normal. “Jadi new normal itu bukan berarti bahwa kita sudah boleh lepas dari segala protokol kesehatan, tapi justru kita harus tetap menjaga,” katanya.

“Dan, inilah yang saat ini menjadi perhatian kita dari DPRD provinsi Kepri. Kami (di DPRD) tadi juga ada rapat pimpinan dan sudah memutuskan bahwasanya kita juga ingin mengimbau kepada masyarakat agar mereka (pelaku usaha) bisa mulai menjalankan usahanya dengan memperhatikan protokol kesehatan,” ia menambahkan.

Untuk itu, kepada tim Gugus Tugas Covid-19, Bobby juga berharap agar tidak lengah dalam menjalankan pengawasan terhadap tempat tempat usaha yang saat ini sudah buka. Ia pun mengajak semua pihak untuk bersama-sama memutus rantai penyebaran virus.

“Jadi marilah kita saling menjaga, saling mendukung untuk mematuhi protokol kesehatan saat beraktifitas agar supaya ekonomi kita bisa berputar dan masyarakat, pelaku usaha bisa membayar pajak untuk PAD Tanjungpinang,” pesan Bobby. (tr)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here