Perkuat SDM, Disbudpar Tanjungpinang Gelar Pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata

Tanjungpinang
Sekda Teguh

Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar pelatihan tata kelola destinasi pariwisata tahun 2020, di Hotel Aston Tanjungpinang, Senin (20/7). Pelatihan bertujuan untuk memperkuat SDM bidang pariwisata di kota Tanjungpinang.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekda Kota Tanjungpinang Teguh Ahmad Syafari. Ia mengatakan program pelatihan ini untuk peningkatan kapasitas SDM sektor pariwisata. Menurutmya kegiatan serupa telah beberapa kali dilaksanankan oleh Pemko Tanjungpinang bersama Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Peran Kementerian terkadang sebagai narasumber dan tim Pendamping, bahkan penyelenggara dan penyandang dana.
“Salah satunya adalah kegiatan yang kita laksanakan pada hari ini adalah bantuan dari Kemenparekraf RI melalui dana alokasi khusus non fisik tahun 2020,” kata Teguh membacakan sambutan Wali Kota Tanjungpinang.

Teguh melanjutkan, sebenarnya beberapa upaya telah dilakukan oleh Pemko Tanjungpinang dalam pengembangan pariwisata, yang juga dalam rangka mewujudkan misi Pemko Tanjungpinang

Yaitu pengembangan pariwisata dan pengembangan ekonomi kreatif melalui penyediaan sarana prasarana seperti galeri souvenir di Pulau Penyengat, serta pelatihan-pelatihan dan Bimtek peningkatan kapasitas pelaku pariwisata dan event-event yang melibatkan kolaborasi pemerintah dan komunitas.

Kegiatan pembukaan pelatihan pelaku usaha pariwisata tanjungpinang

Namun menurut Teguh, yang menjadi kendala utama bagi pelaku pariwisata dalam mengembangkan usahanya adalah belum maksimalnya informasi dan pelatihan manejerial pengelolaan bisnis baik cara mengelola SDM, memperoleh akses pasar potensial, maupun permasalahan akses permodalan.

“Saya bersyukur pada kesempatan ini melalui kemenparekraf RI dapat memfasilitasi kegiatan ini dalam mengatasi salah satu kendala yang dirasakan para pelaku pariwisata di Kota Tanjungpinang,” ucapnya.

Sementara menurut laporan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang Surjadi, pelatihan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang akan berlangsung selama 4 hari.

Selanjutnya, sambung Surjadi, akan dilakukan pendampingan selama kurang lebih 3 bulan sampai nantinya tercetak paket-paket wisata masing-masing unggulan di tiap objek wisata yang pengelolanya ikut dalam kegiatan pelatihan tata kelola destinasi pariwisata Tanjungpinang tahun 2020 ini.

Teguh menambahkan bahwa pariwisata saat ini merupakan salah satu pilar perekonomian Indonesia dimasa yang akan datang. Ia menyebutkan hal itu sejalan dengan pesan Presiden Jokowi yang menegaskan bahwa Indonesia perlu melakukan lompatan dari ekonomi yang mengandalkan sumber daya alam, pertanian, industri, teknologi informasi, menjadi perekonomian yang digerakkan oleh pariwisata dan industri kreatif.

Untuk itu, Teguh meminta agar seluruh peserta yang mengikuti pelatihan lebih serius dan bersungguh-sungguh
“Pada kesempatan ini saya mengharapkan bapak/ibu dapat serius mengikuti setiap materi yang diberikan narasumber, sampaikan apa saja permasalahan – permasalahan yang menghambat pengembangan usaha bapak/ibu, terutama terkait akses permodalan sehingga dapat didiskusikan bersama dalam mencari solusi terbaik pemecahan masalahnya,” Teguh berpesan.

Dalam kegiatan tersebut, Teguh juga mengingatkan agar selalu memperhatikan dan menerapkan pedoman tatanan kehidupan baru (new normal) selama kegiatan berlangsung. “Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut selain sebagai wadah bertukar akses informasi dan pada akhirnya kegiatan ini juga berdampak positif pada pengembangan usaha Pariwisata Kota Tanjungpinang,” tutupnya.

Dlam Kegiatan tersebut turut hadir Direktur Politeknik Bintan Cakrawala, Rd. Rita Ritasari, narasumber, tim pendamping Kegiatan dan para peserta Kegiatan. (rls)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here