Maju di Pilkada Kepri 2020, Ini Karir Politik Muhammad Soerya Respationo dan Iman Sutiawan

Tanjungpinang

Nama MUHAMMAD SOERYA RESPATIONO mulai ramai dibincang masyarakat Provinsi Kepri. Muhammad Soerya, yang akrab disapa Romo itu, kembali mendapat dukungan maju di Pilkada Kepri 2020, untuk merebut tampuk kepemimpinan daerah di tanah melayu itu.

Maju di Pilgub Kepri, politisi PDI Perjuangan ini setidaknya telah mendapatkan sokongan dari koalisi 3 partai politik (parpol) pemilik kursi di DPRD Kepri, hasil Pemilu 2019. Yaitu PDI Perjuangan-partai yang menaunginya, serta partai Gerindra dan PKB.

Ketiga parpol ini telah memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan Muhammad Soerya sebagai calon Gubernur Kepri di Komisi Pemilihan Umum (KPU), bersama pasangannya, Iman Sutiawan, politisi partai Gerindra itu. Koalisi ini punya 14 kursi di DPRD Kepri: PDIP 8, Gerindra 3 dan PKB 3 kursi. Diketahui untuk tiket ke Pilkada Kepri hanya butuh 9 perwakilan di legislatif.

Sebenarnya Soerya, bernama lengkap Dr. H. MUHAMMAD SOERYA RESPATIONO, S.H., M.H, sudah tak asing lagi di tengah masyarakat Kepulauan Riau (Kepri) ini. Apalagi di panggung politik Pilkada yang penuh hiruk pikuk itu. Sebab selain dikenal sebagai politisi senior, dia juga pernah menjadi pemimpin di daerah berbasis maritim itu. Muhammad Soerya adalah Wakil Gubernur Kepri, periode 2010 – 2015, yang ketika itu mendampingi Gubernur HM. Sani.

Muhammad Soerya Respationo bersama kaum ibu dan anak-anak dalam sebuah kegiatan

Bahkan sebelum terpilih menjadi Wakil Gubernur Kepri, Romo yang juga menjabat Ketua PDI Perjuangan Provinsi Kepri ini juga pernah bertanding di pentas Pilkada Kepri 2005. Ia maju sebagai calon Wakil Gubernur Kepri bersama calon Gubernur Nyat Kadir. Hanya saja pertarungan saat itu dimenangkan pasangan Ismeth Abdullah dan H. Muhammad Sani.

Sebelum terjun ke dunia politik, Muhammad Soerya Respationo pernah berprofesi sebagai advokad. Perkembangan politik seiring runtuhnya rezim orde baru (Orba) telah mengubah sistim demokrasi Indonesia. Kondisi ini membuat putra-putri terbaik bangsa ini mulai terpanggil dan melirik panggung politik yang mulai seksi, tak terkecuali Muhammad Soerya.

Meniti karir politik dari bawah, Muhammad Soerya memilih bergabung di PDI Perjuangan. Sejak bergabung di partai besutan Megawati Soekarno Putri itu, karir politiknya langsung melejit. Di tahun 2000, dia mendapat mandat dari rakyat untuk menjadi anggota DPRD Batam, hingga 2004. Selama periode itu, PDI Perjuangan juga mengutus dirinya untuk duduk di kursi unsur pimpinan sebagai Wakil Ketua DPRD Batam.

Meski kandas meraih kursi Wakil Gubernur Kepri di Pilkada 2005 bersama Nyat Kadir, karir politiknya tak lantas redup. Kenyataannya justru kian bersinar. Muhammad Soerya kemudian mendapat kepercayaan penuh untuk menjabat Ketua PDI Perjuangan Provinsi Kepri, periode 2010 – 2015. Bahkan di periode yang sama, Muhammad Soerya juga terpilih sebagai Wakil Gubernur Kepri di Pilkada 2010, bersama almarhum HM. Sani, yang menjabat Gubernur Kepri.

Muhammad Soerya Respationo saat menghadiri kegiatan doa bersama dari persatuan marga Pasaribu dan boru bere se Batu Aji, kota Batam
Kepri

Namun politik sangat sulit ditebak, hari ini bisa bersama, besok belum tentu, semua tergantung situasi dan perkembangan politik saat itu. Begitu juga dengan Muhammad Soerya dan HM. Sani, yang harus berpisah jalan di Pilkada 2015. Sebab di pesta demokrasi daerah itu, Muhamad Soerya sudah membulatkan tekad untuk maju sebagai calon Gubernur Kepri, yang berpasangan dengan Ansar Ahmad, mantan Bupati Bintan 2 periode.

Pertarungan ketat dua pasangan saat itu, akhirnya dimenangkan HM. Sani, mantan duetnya Muhammad Soerya, yang berpasangan dengan Nurdin Basirun. Keduanya kemudian dinobatkan menjadi pemimpin Kepri hingga tahun 2020.

Tak terasa waktu berlalu, periode lima tahunan itu akan berakhir di penghujung tahun ini. KPU Kepri pun telah menjadwalkan Pilkada Kepri, untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, periode 2020-2024, pada 9 Desember 2020 nanti.

Di Pilgub Kepri tahun ini, nama Muhammad Soerya kembali bersinar. Dari hasil survey internal partai juga oleh berbagai lembaga survey profesional, Muhammad Soerya masih mendapat sokongan kuat dari rakyat untuk memimpin Provinsi Kepri. Hal itu ditunjukkan popularitas dan elektabilitasnya yang sangat tinggi, sehingga dinilai berpeluang besar untuk memenangkan pertarungan perebutan jabatan Gubernur Kepri, periode berikutnya.

Di partai PDI Perjuangan Kepri, memang kepemimpinan Muhammad Soerya patut diacungkan jempol. Di bawah komandonya, partai berlogo Banteng Moncong Putih itu terus berkibar, yang sekaligus menempatkan partainya di nomor wahid pemenang Pemilu di Provinsi Kepri. Bahkan sosoknya seakan tidak tergantikan di tampuk kepemimpinan partai, karena sampai saat ini, ia masih dipercaya sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepri, yang berakhir tahun 2024 mendatang.

Muhammad Soerya Respationo dan Iman Sutiawan, usai mengahdiri sebuah acara

Pada Pilkada tahun ini, Muhammad Soeryo Respationo akan berduet dengan Iman Sutiawan. Namun nama politisi Gerindra yang berdiam di kota Batam itu, belum sepopuler Muhammad Soerya di Provinsi Kepri. Seperti pepatah bijak yang mengatakan: Tak kenal maka tak sayang. Tentulah banyak orang yang ingin mengenal dekat dengan sosok Iman Sutiawan ini, calon pemimpinnya itu. Setidaknya karir politiknya selama menjadi politisi.

IMAN SUTIAWAN, S.E., M.M, itulah nama lengkapnya. Dia dikenal sebagai anak pulau Kasu, Batam, asal kampung halamannya. Saat ini Iman memjabat anggota DPRD Batam dari partai Gerindra, untuk periode 2019-2024. Beberapa waktu lalu, Prabowo Subianto telah menunjuk dirinya sebagai Ketua Gerindra Kepri, periode 2020-2024, menggantikan almarhum Syahrul, Wali Kota Tanjungpinang itu, yang meninggal dunia di akhir April lalu.

Terjun ke politik sejak tahun 2014. Iman tercatat sudah 2 kali terpilih menjadi anggota DPRD Kota Batam. Yaitu di Pemilu 2014 dan Pemilu 2019 lalu. Perolehan kursi Gerindra di legislatif menempatkan Iman duduk di kursi unsur pimpinan, dengan jabatan Wakil Ketua III DPRD Batam, untuk periode 2014-2019 dan periode 2019-2024.

Di Pemilu 2019 lalu, Iman mampu mengukir prestasi gemilang yang mencatatkan namanya masuk 3 besar sebagai peraih suara terbanyak anggota DPRD Kota Batam.

Tahun ini karir politiknya kian menanjak, Iman Sutiawan ditunjuk oleh koalisi partai PDIP, Gerindra dan PKB, sebagai calon Wakil Gubernur Kepri mendampingi calon Gubernur Muhammad Soerya di Pilkada Kepri. Keduanya tinggal menunggu pendaftaran calon di KPU, yang dijadwalkan bulan September ini.

Muhammad Soerya dan Iman dinilai sebagai pasangan yang sangat kuat untuk memimpin Kepri di periode kedepan. Keduanya juga sebagai satu perpaduan yang pas, dimana Muhammad Soerya Respationo dikenal sebagai sosok yang nasionalis dan Iman Sutiawan adalah sosok anak pulau.

Tak heran, banyak yang menaruh harapan agar pasangan Muhammad Soerya dan Iman dapat memenangkan pertarungan perebutan kursi Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, periode 2020-2024. Diketahui keduannya punya tekad yang kuat untuk membawa perubahan dalam pembangunan menuju Provinsi Kepri yang lebih maju. Dimana masyarakatnya makmur, sejahtera dan berkualitas. Semoga!!! (***)

KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here